Story cover for Speechless by MachaLatte22
Speechless
  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Nov 19, 2021
Aplikasi Dating? atau biasanya orang menyebut aplikasi cari jodoh.

Pernahkah kalian menggunakan aplikasi itu?.

Untuk sekedar mengunduh aplikasi itu saja tidak pernah terpikirkan bagi Meidina. Apalagi kalau sampai beneran cari jodoh lewat sana. Ia memang sedang frustasi perkara masalah jodoh, tetapi tidak sampai Meidina mencarinya lewat aplikasi. Agak lucu memang, tetapi hal itu ia lakukan lantaran kerena orang tuanya yang selalu saja memaksanya mencari pasangan. 

Awalnya Meidina masih menerima tetapi lama kelamaan Meidina dibuat Syok saat ia tanpa sadar sudah 'Match' sama dosennya sendiri di kampus. Dan itu sangat-sangat diluar dugaan Meidina sama sekali.

Bagaimana kelanjutan keseharian Meidina saat berada di kampus, dan bagaimana sikap Meidina yang selalu saja bertemu dengan sang dosen. Ditambah Meidina yang selalu saja disindir soal jodoh bukan hanya dari orang tua saja, tetapi oleh sang dosen tampannya itu juga ikut andil. Apalagi kalau saat Meidina berpapasan dengan dosennya itu ia justru merasa sangat malu tujuh turunan.


Meidina Syaimar Kanza~
Ghifari Adnan Pranata~
All Rights Reserved
Sign up to add Speechless to your library and receive updates
or
#257adnan
Content Guidelines
You may also like
CRUSH HOUR /TAMAT by FreelancerAuthor
51 parts Complete Mature
MATCHMAKER SERIES KAROS PUBLISHER Seda Dactari adalah pria kaku yang hidup bersama perempuan yang dijodohkan orangtuanya bernama Odessa Fica. Nama mereka mungkin mirip, tapi tidak secara ketertarikan. Dalam rumah tangga yang tidak menarik itu, mereka berusaha aktif melakukan kegiatan seksual. Tujuannya hanya satu; anak. Namun, tidak ada satupun hasil yang terlihat selama tiga tahun berumah tangga. Keduanya tidak menyalahkan satu sama lain, orangtua kedua belah pihak juga memilih bungkam karena merasa sudah menyatukan keduanya. Yang tidak sabar adalah Odessa. Dia meminta saran salah satu teman, dan diberi satu kesimpulan gila. "Lo harus bahagia dulu, deh, kayaknya, bok! Jangan stres! Gimana mau jadi kalo pas proses bikinnya aja nggak dinikmatin." Begitu kesimpulannya. Sayang, Odessa tak tahu bagaimana caranya bisa bahagia supaya bisa menikmati malam berdua dengan suaminya yang kaku, Seda. Saat tak sengaja melihat teman kantornya senyum-senyum sendiri tak jelas di depan ponsel. Odessa ingin tahu. Hingga nama satu aplikasi pencari jodoh terlintas dalam kepalanya untuk mendapatkan 'kebahagiaan itu'. Madam Rose, begitu nama aplikasinya. Dan Odessa tertarik untuk mencoba peruntungan main-mainnya. Di MadamRose itulah Odessa menemukan ciri-ciri paling 'dekat' dan menurut instingnya sangat cocok untuk membuatnya lebih rileks. Setiap jam kantor, notifikasi dari aplikasi tersebut masuk. Aneh. Tapi pasangannya di aplikasi itu memang selalu lebih aktif pada jam kerja. Lama-lama, karena nyaman bertukar pesan di sana Odessa jadi memiliki kriteria waktu yang baru. Crush Hour ditengah Office hour-nya.
You may also like
Slide 1 of 9
CRUSH HOUR /TAMAT cover
Senandung Rasa [SELESAI]  cover
Senja Assyifa [COMPLETED] cover
Zelian cover
On The Way To You cover
Setelah Menikah, Lalu Apa? cover
DEHANDAR & AQILLA [YOUNG MARRIAGE] cover
Unconditional Love [ C O M P L E T E D ] cover
Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT cover

CRUSH HOUR /TAMAT

51 parts Complete Mature

MATCHMAKER SERIES KAROS PUBLISHER Seda Dactari adalah pria kaku yang hidup bersama perempuan yang dijodohkan orangtuanya bernama Odessa Fica. Nama mereka mungkin mirip, tapi tidak secara ketertarikan. Dalam rumah tangga yang tidak menarik itu, mereka berusaha aktif melakukan kegiatan seksual. Tujuannya hanya satu; anak. Namun, tidak ada satupun hasil yang terlihat selama tiga tahun berumah tangga. Keduanya tidak menyalahkan satu sama lain, orangtua kedua belah pihak juga memilih bungkam karena merasa sudah menyatukan keduanya. Yang tidak sabar adalah Odessa. Dia meminta saran salah satu teman, dan diberi satu kesimpulan gila. "Lo harus bahagia dulu, deh, kayaknya, bok! Jangan stres! Gimana mau jadi kalo pas proses bikinnya aja nggak dinikmatin." Begitu kesimpulannya. Sayang, Odessa tak tahu bagaimana caranya bisa bahagia supaya bisa menikmati malam berdua dengan suaminya yang kaku, Seda. Saat tak sengaja melihat teman kantornya senyum-senyum sendiri tak jelas di depan ponsel. Odessa ingin tahu. Hingga nama satu aplikasi pencari jodoh terlintas dalam kepalanya untuk mendapatkan 'kebahagiaan itu'. Madam Rose, begitu nama aplikasinya. Dan Odessa tertarik untuk mencoba peruntungan main-mainnya. Di MadamRose itulah Odessa menemukan ciri-ciri paling 'dekat' dan menurut instingnya sangat cocok untuk membuatnya lebih rileks. Setiap jam kantor, notifikasi dari aplikasi tersebut masuk. Aneh. Tapi pasangannya di aplikasi itu memang selalu lebih aktif pada jam kerja. Lama-lama, karena nyaman bertukar pesan di sana Odessa jadi memiliki kriteria waktu yang baru. Crush Hour ditengah Office hour-nya.