Are You With Me ?

Are You With Me ?

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 19, 2021
Herra tidak bisa berkata 'tidak' saat ayahnya mengusulkan ide perjodohan diusianya yang masih terbilang muda. Meski sulit untuk diterima, nyatanya ia berusaha sekuat tenaga untuk mengabulkan keinginan terakhir sang ayah yang tubuhnya telah renta dimakan usia. Mulanya semua berjalan dengan lancar, Herra tidak memiliki keraguan sedikitpun kepada calon suami pilihan ayahnya sendiri yaitu Ardian, seorang pengusaha muda yang baru menyelesaikannya studi S2 nya di luar negeri. Pemuda itu tampan, sopan, tegas dan tahu cara memperlakukan wanita dengan istimewa. Tipe-tipe suami idaman setiap kaum hawa. Herra merasa Ardian bisa menjadi imam yang baik untuknya. Sampai ia mengetahui rahasia besar dibalik perjodohan ini. Rahasia yang tak pernah ia bayangkan sama sekali terjadi dalam hidupnya. Rahasia yang menghancurkan hidup Herra detik itu juga, yang mengharuskannya menelan kecewa seorang diri. Ibarat setelah diterbangkan ke angkasa, lalu dijatuhkan ke dasar bumi dengan keras tanpa ditangkap. Semua hancur, nyaris tak tersisa. Cover by pixebay.com
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Duduk Manis, Jabatan Datang (Terbit)
  • Prenuptial Agreement
  • The power of istri sah [ REVISI🌷]
  • The Forced Marriage
  • MENDEKAP RINDU
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • Time Loop
  • E.L.F

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines