Takdir Manis

Takdir Manis

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Malam itu aku tidak sadar betul apa yang telah terjadi. Yang kuingat, aku mabuk di sebuah kelab malam. Lalu pada pagi harinya, aku berakhir di sebuah bangunan lama yang sudah usang. Di sampingku ada seorang pria yang tidak kukenal, tanpa busana dan berbaring di atas karton. Keadaannya mengenaskan. Rambut acak-acakan, lengan punggung yang penuh dengan bekas cakar begitu juga dengan punggung. Keadaannya tidak jauh berbeda dariku. Mataku sendiri hampir berguling keluar ketika menyadari aku juga dalam keadaan telanjang. Seragam ala wanita murahan tipis yang kukenakan hancur tiada bersisa di lantai. Aku ingat! Aku ingat! Semua keberingasan yang tiba-tiba memenuhi diriku kala mabuk, hingga menyeret pria tidak berdosa itu untuk melakukan yang iya iya kepadanya. Aku bahkan memaksanya melakukan itu, ya ampun! Wajahku memerah dan panas, tapi tidak berpengaruh pada bokong serta dadaku yang kedinginan dan terbuka karena dihembusi angin pagi. Aku benar-benar malu. Cepat-cepat bagian tubuh itu kututupi dengan jaket yang berserak di lantai. Bukan punyaku memang. Tapi aku tidak peduli. Dompet dan hp masih utuh di dalam tas. Aku menghembuskan nafas, setidaknya masalah tidak bertambah. Kulirik sekali lagi pria yang sedang memunggungiku itu, pada bokongnya yang sepenuhnya terbuka. Aku menggigit bibir, kembali mengutuki diri. Biarlah dia sadar sendiri dan melupakan yang terjadi di antara kami. Hal memalukan itu akan menjadi yang pertama dan terakhir. Semoga saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Squirt JOB.
  • My Sweet heart
  • Angel
  • RIANA
  • WEDDING VOWS
  • TAMARA
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Alinka's Story! [Completo]
  • [END] Hamil Dengan Jenderal Perang Gila Yang Menyebrang.

~COMPLATE~ . Disini aku berdiri dengan resah, hasrat diriku yang sedari tadi pagi kutahan dengan baik saai ini seakan-akan ingin meledak saat ini juga. . Dan sekujur tubuhku seakan ingin sekali di kecup dan di jamah di manapun, bahkan mengangkang dengan lebar akan ku lakukan agar aku mendapatkan indahnya dunia malam ini . . merasakan tangan hangatnya di dalam kewanitaanku yang sudah basah karna hasrat diri, membuatku tak bisa berhenti mendesah di bawah tubuh kekarnya . . Gerakan maju mundur jarinya yang seirama membuat dinding-dinding rahimku berkerut dan meremas tak karuan, merasakan tekstur jari panjangnya yang bahkan masuk semakin intens! mampu membuatku lupa akan masalah yang kualami hari ini . . Malam ini aku rela memberikan berapapun uang untuk membayar jasanya kalau bisa, karna rasa nikmat yang selalu ingin kurasakan ini membuatku sangat menyukai sentuhan panasanya . . Rasa mabuk akan sentuhan dan hasil kerjanya membuatku ketagihan dengan kejang yang akan kurasakan nantinya . ' Dan disinilah aku berdiri dengan lemas bersandar di depan Kaca jendela, sedang merasakan kenikmatan tusukan jemarinya yang masih solid memasukan jemarinya dengan cepat dan seirama dan membuatku Orgasme dengan keras.' .Squirt JOB.

More details
WpActionLinkContent Guidelines