DIAFRAGMA [Lee Haechan]

DIAFRAGMA [Lee Haechan]

  • WpView
    Reads 858
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 28, 2023
[ON GOING ] Update Every Friday Kisah klasik Silfha Fragma Dia dan Alkantara Infra Gajendra. Pertemuan mereka seperti sudah direncanakan oleh kehendak semesta. Kehidupan yang berwarna putih abu-abu sedikit demi sedikit berubah menjadi berwarna. Percintaan semasa kuliah yang semula hanya datar menjadi sedikit memanas. "INFRA! BALIKIN KOREK GUE!" "Setujuin ngedate dulu sama gue. Nanti langsung gue balikin." Mereka, tidak tetapi Dirinya dengan fana rasa anugerah semesta. Mempercayai sosok yang sangat dirinya idamkan.
All Rights Reserved
#462
wayv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kemana Arah Pulang?
  • Thanks J | Lee Jeno ✓
  • Dear Diary✔
  • Renjana [COMPLETED]
  • Don't hate me || Jeno Jaemin [END]
  • Surat Dimas [TAMAT]
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔
  • Moira - Jenjae / Nohyun (Completed Story Plus Sequel)
  • Na Jaemin : Crazy Rich Jaemin [Completed]
  • Separate | Na Jaemin✔

Insiden yang merenggut kedua orang tua mereka telah mengubah segalanya. Rumah yang dulu penuh dengan tawa dan kebahagiaan kini terasa hampa dan penuh kesedihan. Setiap sudut rumah yang mereka tinggali kini penuh dengan kenangan akan masa lalu, dan rasa kehilangan yang tak terhingga. Lima bersaudara itu terjebak dalam arungan luka tak kasat mata. Terkunci dalam labirin ketakutan yang tanpa sadar telah mengikis tali persaudaraan mereka. Maraga, si sulung yang harus merelakan masa kuliahnya dan beralih menjadi tulang punggung keluarga. Reshaya, sang kakak kedua yang enggan berbagi duka. Hendara, si anak tengah yang selalu menangis di sepertiga malam hanya karena merindukan Bunda. Dan si kembar, Juandika dan Anandika yang sama-sama memendam sesak tak berkesudahan. "Aku kangen rumah yang dulu." "Kita berdamai sama-sama ya? Jangan ada lagi yang di pendam." Written by Kala Rune Desember, 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines