18 Days For Last!

18 Days For Last!

  • WpView
    Reads 2,457
  • WpVote
    Votes 2,326
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 30, 2022
Manusia berangsur angsur datang dan pergi. Sama halnya dengan cinta ada yang menetap lama dan hanya menetap sementara, memberi rasa yang belum pernah dirasakan sebelumnya, dan tiba tiba saja pergi meninggalkan. Sebuah status dalam suatu hubungan memang bisa dibilang penting bagi sebagian orang. Tapi apakah bisa sebagian dari mereka menjalin hubungan tanpa status? 18 hari juga bukan merupakan waktu yang bisa terbilang lama. Menjalin hubungan hanya dalam beberapa hari dan tiba tiba saja berakhir itu sangat menyakitkan. Dan apa yang akan kalian lakukan jika semisal kalian menganggap seseorang spesial, tapi justru orang tersebut hanya menganggap kalian sebagai temannya saja, tak lebih? Kita akan segera mengetahui jawaban itu segera. ⚠️CERITA INI DIAMBIL DARI KISAH NYATA, SAYA HARAP ANDA BIJAK UNTUK TIDAK MEMPLAGIATKAN CERITA INI, TERIMA KASIH⚠️ ℹJANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE DAN KOMEN! #18DaysForLast!
All Rights Reserved
#186
relationship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Marriage [TAMAT]
  • Denyut Waktu (TAMAT)
  • Garis yang Memisah
  • Venomous Relationship (BelHali) DROP
  • Fear Of Abandonment
  • DREGAS: MY TOXIC BOYFRIEND
  • Gale's Dark Side [COMPLETED]
  • Hide And Bleed
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • Mengalami Lompatan Waktu dan Menjadi Orang Lain (END)

18 tahun. Dimana dua insan terpaksa berbagi kebahagiaan mereka. Hanya sebuah pilihan yang dapat mereka ambil, membuat mereka terpaksa menerima segalanya. Meski keduanya harus merasakan sakit, mereka tetap menjalaninya. Gadis itu takut, jika suatu saat ia mencintai lelaki yang dibencinya, ia akan merasakan kehilangan lagi. Lelaki itu takut, jika keputusannya dalam mengambil langkah salah. Hatinya sudah terlajur mencintai gadis yang bahkan tak mencintainya. Apakah mereka dapat bertahan dalam sebuah hubungan yang penuh dengan keterpaksaan itu? "Banyak ketakutan yang hinggap di hatiku." - Gadis. "Aku tidak akan pernah mengingkari janjiku." - Lelaki. "Aku ingin hidup bahagia bersamanya, bukan bersamamu," -unknow.ji

More details
WpActionLinkContent Guidelines