gerimis
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku tidak mau tahu, kamu harus jadi pacarku," cetus Dewi kepada Fatty yang memandang Dewi dengan tatapan jijik. "Kamu naif atau bodoh?" "Aku tidak butuh tanggapan mu, aku butuh jawaban mu," kata Dewi dengan tidak malunya. "Kamu merendahkan diri sendiri, sehingga aku ragu kamu masih suci" ujar Fatty tanpa perasaan Dewi. "Kamu..." Brukh Seseorang menabrak Dewi begitu keras dan buku-buku yang dipegang sang penabrak terjatuh tepat di kepala Dewi yang saat ini terduduk dengan tidak hormat. "Maaf," kata suara itu cepat, mengambil buku-buku nya dan berjalan santai meninggalkan Dewi dan Fatty yang kebingungan. Semuanya begitu cepat. "Dia siapa?" Tanya Dewi berbisik. "Kurasa aku menyukainya..."
All Rights Reserved
#65
gerimis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mari Saling Bicara
  • Sweet Combat
  • Too Late To Realize (END)
  • Nadi Membenci Hati
  • i'm back dunia X mafia Is The Gengster
  • Yang hilang Tak pernah sama
  • Gebetan (Crush) [COMPLETED]
  • One Heart (Very Slow Update)

7th story Rasiana adalah gadis periang si pecinta buku dongeng. Selama bersekolah di SMA Garuda Jaya, tidak ada yang lebih mengasikan bagi Rasi kecuali duduk di meja paling belakang sambil membaca buku dongeng miliknya, tak jarang membiarkan guru menceritakan hal lain di depan kelas. Rasi pikir hal itu akan terus berlanjut hingga masa SMA nya usai. Namun, ada hal lain yang ternyata lebih seru. Buku dongeng Rasi tiba-tiba bersanding dengan buku falsafah milik Gemintang, murid baru yang bergabung dikelas mereka diawal semester satu, duduk bersama Rasi. Mulanya Rasi sangat senang. Siapa yang tidak senang duduk di sebelah cowok tampan? Tapi kebahagian Rasi langsung dipatahkan oleh sebuah kenyataan bahwa Gemintang tidak bisa bicara. Oh bukan, bukan tidak bisa, lebih tepat nya tidak mau. Pria itu tidak mau bicara pada siapapun, tidak juga pada guru. Gemintang tertalu dingin untuk disentuh. Terlalu beku untuk dicairkan. Beberapa kali diabaikan membuat Rasi pada akhirnya berikrar untuk tidak lagi berinteraksi dengan teman sebangkunya itu. Namun, satu fakta memilukan membuat Rasi berbalik arah. Dia yang awalnya menghindari Gemintang jadi mati-matian mendekati pria itu. Disanalah keseruan masa SMA Rasi benar-benar dimulai. Sekarang hiburanya tak hanya buku dongeng, ada Gemintang yang terlihat lebih benderang dimatanya. Lalu, mampukah Rasi memetik Gemintang yang terlampau jauh untuk ia jangkau itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines