End of the Magic Era

End of the Magic Era

  • WpView
    LECTURES 3,392
  • WpVote
    Votes 233
  • WpPart
    Chapitres 104
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., août 10, 2022
Dunia yang memupuk peradaban yang mencapai puncak sihir berada di ambang kehancuran. Korban selamat terakhir berpindah ke masa lalu, ketika peradaban sihir mulai tumbuh, karena penyihir yang tak terhitung jumlahnya masih meraba-raba jalan mereka melalui jalur duri pengetahuan sihir. Dia, yang datang dari akhir era sihir, bertujuan untuk mencapai puncak sihir.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Against Fate
  • Dungeon : Beginning
  • Takdir Yang Hilang [END]
  • THE SECOND ENDING [END]
  • Alohomora : The Three Realms (End)
  • Harapan Terakhir
  • Eternity Little Tyran
  • Dunia di Balik Kabut: Kekuatan Terakhir
  • Destruction Tales

Di dunia yang hancur oleh invasi monster dari dimensi lain, para Hunter menjadi harapan terakhir umat manusia. Cain Aldric, seorang Hunter kelas-F yang diremehkan dan dipandang sebelah mata, hidup hanya untuk bertahan. Tapi semuanya berubah ketika ia dikhianati dalam ekspedisi dungeon dan terlempar ke dalam Abyssal Ruins-lantai terdalam dan terlupakan, tempat kematian adalah kepastian. Namun Cain tidak mati. Di tengah kegelapan, luka, dan pengkhianatan, ia bertahan. Ia membantai monster demi monster, menggali kekuatan dari rasa sakit, dan mengukir jalan berdarah menuju kekuatan sejati. Di antara suara jeritan, bisikan kematian, dan tubuh yang terus jatuh ke jurang kegilaan, Cain melangkah sendirian... namun tak pernah benar-benar sendiri. Semakin dalam ia masuk, semakin jelas satu hal-monster terbesar bukanlah yang mengintai di kegelapan, melainkan yang bersembunyi dalam jiwa manusia. Di hadapan takdir yang ingin memadamkannya, Cain bersumpah untuk satu hal-menghancurkan takdir itu sendiri.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu