Story cover for Intuisi by sun_aprilday
Intuisi
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado nov 21, 2021
"Selama janur kuning belum melengkung, jadi dia juga masih bisa dimiliki" Ucapku sembari menatapnya. Ujung bibirnya tertarik mengulas senyum tipis

 "Sekarang perkataannya di ganti ya cantik. Dia sudah ada yang punya jadi jangan di ganggu."

Senyumku luntur.

Sudah tau akhirnya akan di jatuhkan dalam sekejap , masih juga suka berandai

. 
. 
. 

"Kakak kan udah bilang dek, jangan berharap lebih sama manusia. Ya gitu kan jadinya? "
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Intuisi a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#256jayenhypen
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Black Out III de Alya_M24
17 partes Concluida
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Red String  cover
Still with me (?) KATARA S2 cover
Complicated | Halilintar x Reader cover
Learning in Progress (Boboiboy x Yaya) cover
Marriage Wounds [Jayhoon] cover
Deja-Boo cover
Sonja cover
Happiness to your (2jae) cover
Black Out III cover

Red String

14 partes Continúa

Aku sudah tidak berharap untuk dicintai, hidupku sekarang hanya menjalani Hidup - Selina Mandaya Bukankah kalo jodoh aku dia akan kembali dan aku menunggu itu selalu Dateng - Agasta Dirgantara ---- Selamat membaca semuanya