How To Deal With Past.

How To Deal With Past.

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 12, 2022
Ditinggal pas lagi sayang sayang nya? mungkin buat sebagian orang itu hal biasa apalagi di jaman sekarang, move on itu sudah menjadi tren keren bagi banyak orang. TAPI.... bagaimana dengan ku? kenapa semua tidak bekerja di hidupku? bukan nya move on dengan keren, malah terpuruk bertahun-tahun. sudah banyak nasehat dan semangat bahkan hampir semua quotes galau sudah hatam di luar kepalaku. yang ada aku hanya jadi tontonan menyedihkan orang di sekitar ku tapi semua tak ada yang berarti, rasa sakit karena ditinggalkan seseorang yang dicintai secara tiba-tiba benar benar membuat hidupku berantakan bukan main. kisah ku ini amat sangat layak dijadikan sinetron. Hingga aku tersadar sehancur apapun hidupku dunia akan tetap berjalan, sama seperti katanya ' walaupun hujan badai menerpa dan memporak porandakan dunia, hidup akan terus berlangsung dan akan terus berjalan. kau pun harus begitu ' apakah ini sudah waktunya aku mengakhiri kekacauan di dalam hidupku? walau dia telah pergi dan tak akan kembali aku masih punya banyak orang yang perlu aku buat bangga. SO... Is this the time to deal with past?
All Rights Reserved
#531
pengusaha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oddly Coupley (Complete)
  • Sekali Lagi (End)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • It Takes Two To Tango  | No Longer Entirety
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • Hopeless
  • The Kidnapper
  • Trial & Error
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines