TETAP

TETAP

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 29, 2022
Hujan turun dengan deras seolah olah ia tau jika gadis di dekat jendela kelas sedang bergemuruh hati. Bahkan senyum yang selalu menghiasi wajahnya pun seakan punah dalam waktu dekat. Menulis beberapa kata dibelakang buku bahasa Indonesia nya. Berjalan tak tau arah bahkan melihat cahaya mobil yang kencang. Berdiam diri menatap diri "apakah pantas untuk mati?" Teringat akan pesan ibu yang menyesal ia dilahirkan dibumi. Apa sedosa itu dirinya? Bahkan jika diberi pilihan ia lebih baik mati sejak dini. Kenapa harus hidup sedewasa ini? Namanya Pelangi Putri Mahadewi. Indah bukan? seperti pelangi tapi ingin ada didekat hujan. Paras cantik dan lesung pipi dalam itu jadi ciri khas nya. Gadis yang ingin tau apa arti kebahagiaan sesungguhnya.
All Rights Reserved
#269
rohani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • about us and him ✔️
  • RAIN [END]
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • BarraKilla
  • Weird Wedding ✓
  • GHAVARI

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines