gadis kecil yang malang

gadis kecil yang malang

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 21, 2021
kisah ini menceritakan seorang anak yang ditinggalkan orangtuanya sejak ia baru lahir kedunia , sejak ia ditinggalkan oleh kedua orangtuanya ia dirawat oleh orang tua ibu nya yaitu Nenek dan kakeknya... dia bernama ~Fazia~ dia berenam bersaudara , dia memiliki 2 Abang dan 3 adek tapi , dia bukan sodara kandung se ibu hanya se bapa dia anak cewe tunggal di ibu nya dan anak cewe pertama di kehidupan bapanya kisah ini sedikit mengharukan , ibunya sangat menginginkan anak perempuan tapi setelah ibunya melahirkan dia , detik berganti menit berganti jam tidak selang lama kemudian ibunya telah meninggalkan nya untuk selamanya.. gimana kah kisah selanjutnya... jgn lupa ,#vote and comennya readers#
All Rights Reserved
#484
kejam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • Let Me Love You Longer
  • KELUARGA FATAMORGANA (SLOW UPDATE)
  • AFKARA [END]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • ANDAI AKU BISA
  • Fajar & Senja
  • 7. Titik Terakhir Senja
  • HENANSYA (TERBIT)
  • kasih sayang ibu  yang tidak dapat tergantikan
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines