MIKTA
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 24, 2021
Menurut Adel bertemu kembali dengan salah satu kakak kelas yang termasuk most wanted di sekolahnya dulu adalah sebuah hal yang harus dihindari kedepannya. Karena bagiamana jika sosok tersebut adalah orang sejak dulu menjadi bahan haluannya hingga merasakan cinta monyet yang tak terbalaskan, ini bukan hanya soal cinta yang tumbuh di masa putih biru tapi juga konflik yang cukup rumit di kehidupan gadis remaja yang kurang suka bergaul apalagi menjadi populer. Cerita ini murni pengalaman penulis, dan untuk sesorang yang ditulis disini ini adalah beberapa pesan untukmu. Kata yang tak pernah sanggup diucapkan melalui lisan akhirnya dibubuhkan menggunakan tinta. -GIADI- 2014 - 2021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masalah (Married Sama Orang Yang salah?)
  • GEBETAN (Tamat)
  • NASYA [End]
  • J&A
  • Cinta di Atap SMA
  • Cinta Monyet Bukan Monyet #CMBM
  • Haters Gonna Love [END]
  • Sawala [1]
  • Last Day
  • I'M ANTAGONIS

Masalah dalam kehidupan itu ibarat kenangan mantan yang tidak bisa hilang walaupun kita sudah berusaha keras melupakan, karena satu-satunya jalan keluar ya dengan menerima bahwa itu semua adalah bagian perjalanan hidup kemudian membiarkan semua berlalu dengan kita terus berlangkah maju. Rara Althiana terpaksa harus merelakan Raka, pria yang sudah menghapuskan lukanya menjadi bahagia. Hal tersebut semata-mata Rara lakukan demi titah si pemilik surga yang belum lama ini kembali setelah empat tahun pergi. Beda agama, alasan Sarah -Mama Rara- memaksa anaknya untuk menyudahi kisah cintanya bersama Raka. Baru saja masalah percintaannya usai, masalah yang lain sudah mengantri. Hanya karena sebuah CICAK, Rara lagi-lagi dengan terpaksa melakukan sesuatu yang tidak dia inginkan. Menikah. Dalam pikirannya saja tidak pernah terbersit sedikipun kata itu. Namun dengan terpaksa, Rara menikah dalam waktu kurang dari tiga hari dengan status masih sebagai siswi Sekolah Menengah Atas. Hidup memang penuh dengan masalah. Jika tidak ada lagi masalah, berarti hidup sudah selesai. Jadi, haruskah Rara mati saja agar tidak ada lagi masalah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines