Love story Alka

Love story Alka

  • WpView
    LETTURE 1,147
  • WpVote
    Voti 1,269
  • WpPart
    Parti 27
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, set 21, 2024
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
tidak semua kisah cinta itu berjalan dengan indah, ada juga yang penuh sandiwara dan air mata, sama seperti kisah cinta seorang Milan lexiana allegra dengan seorang Alka diraga Alviando. "Jangan terlihat seperti kamu yang paling tersakiti di dunia ini, jika kamu sendiri yang menciptakan rasa sakit di dalam dunia yang kamu huni" "Gue sakit lihat lo nangis" "Mulai sekarang berhenti sakitin gue Al" "Dunia terlalu kejam buat kita" "Sejahat itu takdir mempermainkan kita"
Tutti i diritti riservati
#825
sweet
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • HUSBAND [END]
  • Marked By Lorenzo
  • My Badboy Cool
  • How Are You?
  • Mafia Kejam Dan Gadis Yang Dijualnya [END]
  • Limerence : Redemption
  • ALVINA
  • ANELKA CALVARY
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • HATE BE LOVE (END)

Pertemuan secara tak sengaja menimbulkan perasaan sejak kecil. Berpisah bukan hal yang mudah. Bertemu dengan gadis yang merubah semuanya. Dan sosok lelaki yang mampu berjuang dan bertahan. Sampai suatu ketika, kebenaran itu terungkap. Sreeettt.... Untungnya Alvano dengan cepat mengendalikan stir nya. Dan oh! Apa itu? Ia hampir menabrak gadis. "Aduhh..." ucap nya meringis. Ya, gadis itu adalah Nadin. Alvano turun dari mobilnya dan melihat siapa yang hampir ia tabrak. Nadin sedikit mendongak. Tatapan mereka bertemu. Nadin kaget mengapa ia bertemu lagi dengannya? Dan, astagaaa... Alvano menghela napas saat melihat sosok gadis tadi. "Untung gak mati" kesal Nadin menatap Alvano tajam. "Bukan salah saya." "Nih orang gak ada rasa rasa berdosa nya yaaa!! Bantuin diri kek, apa kek, ini gak ada rasa rasa nyesel nya!!" emosi Nadin sudah memuncak dan mengeluarkan unek unek nya. Alvano mengendikkan bahu nya acuh. Tak lupa wajahnya, ia selalu datar. "Ini sudah malam, dan gadis sepertimu tidak cocok diluar malam." Nadin melirik sekilas. "Saya tadi abis keminimarket. Trus hampir mati ditabrak sama Om Om!!!" ucap Nadin menghela napas kasar dan menegaskan ucapannya diakhir. Alvano menatap tajam Nadin, memangnya ia terlihat seperti Om Om? "Saya bukan Om mu" ucap Alvano. "Ck! TERSERAH."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti