I'M UGLY? (On Going)

I'M UGLY? (On Going)

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 22, 2021
"bisakah aku menuliskan takdirku sendiri?" "lo itu bodoh, jelek, gak tau malu lagi" "iuuhhh dia tuh kayak b*bi" "ha..hahahahahaha" "hahahah gak tau malu" "dasar jelek hahahah" Aku hanya mampu terdiam di sudut toilet, dengan kedua tangan yang menutup telinga saat semua orang mengejek ku, menyiram air ke atas kepala ku, bahkan menampar ku. Tidak seorang pun datang membela ku, apakah takdir sedang mempermainkan ku? Apa yang harus ku lakukan sekarang? Aku hanya mampu menangis dalam diam dan tidak seorang pun mengetahui itu. AKU MEMBENCI DIRIKU SENDIRI!! Ini masih cerita pertama aku:) Please jangan bosan yah semisal ada yang mampir baca🖤
All Rights Reserved
#216
perundungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Our Tragedy
  • Secret Famous Girl
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • lelaki untuk Circle
  • Diary Depresiku
  • YEON ^26^
  • Memories in Moon
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • ELGITA  (TERBIT)
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines