CONSTELLATION | Halord Series #2

CONSTELLATION | Halord Series #2

  • WpView
    Reads 15,724
  • WpVote
    Votes 2,746
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 26, 2023
Konstelasi selayaknya takdir yang mengikat, selamanya dan tidak dapat terpisah. Andromeda akan menjadi sosoknya saat semua cahaya miliknya berkedip di dalam pelukan langit malam. Ya, semua konstelasi memiliki takdirnya sendiri, menyimpan identitas dan kebahagiaan yang utuh saat berkumpul dengan konfigurasinya. Namun bagaimana jika takdir yang mengikat itu tak lagi berkumpul dan berada dalam konfigurasi yang sama? Apakah mereka akan tetap memiliki kebahagiaan dan identitas yang sama? Tentu Tidak- Mungkin langit akan memberi mereka takdir dan identitas baru, namun bisakah mereka bahagia? "we are in the same dimension, different, but connected, and in the the ball of the night sky we can unite as beautiful"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heliosentris [TAMAT]
  • Horny Our Lesson
  • AURA !!! (Ormling x lingorm)
  • ANDROMEDA
  • Pleasure Me
  • Puzzle
  • Haluan Takdir (With Seanna) [END]
  • NECKLACE OF DESTINY

ɪ ᴅᴏɴ'ᴛ ɴᴇᴇᴅ ʏᴏᴜ ᴛᴏ ʟɪɢʜᴛ ᴜᴘ ᴍʏ ᴡᴏʀʟᴅ, ᴊᴜsᴛ sɪᴛ ᴡɪᴛʜ ᴍᴇ ɪɴ ᴛʜᴇ ᴅᴀʀᴋ Nicolaus Copernicus bilang matahari merupakan pusat tata surya dengan bumi beserta planet-planet lain bergerak mengelilinginya. Masalahnya, Varelino Dhafian itu bukan matahari. Sudah judes, tampangnya sengak, belagu, suka rebutan bola di lapangan, rada sensi ke makhluk +62 yang mudengnya lama waktu diajari rumus fisika, ngegas pula. Ew, sama sekali enggak cocok bila disandingkan dengan matahari. Yang ada dia itu kloningan raja kegelapanlah iya! Herannya, Varel tetap punya bala-bala penggemar di SMA Senjayana yang mengelilingnya. Mulai dari modelan cewek penghuni Planet Namec yang centilnya naudzubillah, cewek kutu buku Galaksi Andromeda, sampai alien yang suka jejeritan di lapangan. Hih, Gladys Anindya jadi bertanya-tanya mata mereka yang pilong atau efek kelilipan trigonometri? Mau sambat, takut disambit. Mau menghujat, ogah diserampang bola basketnya Varel. Diam terus, makin digerus ocehan si Sengak. Gila! Rasanya Gladys pengin nebeng Adudu buat pindah planet saat pihak sekolah bilang Varel-lah yang ditugaskan menjadi pembimbing olimpiadenya. Hadeh, selamat tinggal kegabutan, rebahan, dan goleran. Kini, Gladys resmi berkencan dengan bul-ngebul rumus fisika dan senior songong penyebab Varelphobia. Dapatkah gravitasi tetap mempertahankan dunia Gladys agar tak tersedot anomali Varel dalam prosesnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines