Novemberain

Novemberain

  • WpView
    LECTURES 74
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., déc. 19, 2021
Arabella Barsha Mahawirya, gadis pencinta hujan. Dari kecil, ia sudah suka hujan. Katanya, bau hujan itu enak. Ia juga menyukai hujan karena ia selalu merasa bebas ketika berada dibawah derasnya air hujan. Ketika beranjak remaja, ia menyukai hujan karena ia merasa bahwa ketika hujan ia dapat menyembunyikan semua ekspresnya ketika berada dibawah guyuran hujan. Hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang lelaki yang sangat tidak menyukai hujan. Arzan Javas Arnawama. Berbeda dengan Arabella, Arzan justru sangat membenci hujan. Entah apa alasan dibalik itu semua. Akankah Arabella dapat merubah cara pandang Arzan tentang hujan?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • I Hate Rain
  • Rain Drop (Hujanpun Tahu Bahwa Aku Merindukanmu)
  • Alena, Si Gadis Hujan
  • RAVARA
  • TOMI
  • rain untuk senja
  • Rain Sound
  • Two Love One The Heart [On Going]
  • INTUISI [END]
  • SAGAZIELL [ Selesai ]

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu