Suatu Saat Nanti

Suatu Saat Nanti

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 24, 2021
menceritakan tentang dua orang yang sangat berarti bagi hidupnya mereka masing-masing. ini dia singkat cerita Alvaro dan Gelora yang emang sudah dari dulu mereka kenal, tetapi akan ada sebuah masalah yang besar sehingga membuat mereka bertengkar hebat. "Kalau aku sayang sama kamu, kamunya sayang gak sama aku?" Tanya Gelora. "Cuman kamu wanita yang buat aku sayang sehabis bunda," balas Alvaro. "Suatu saat nanti kita jangan sampai berpisah ya," ujar Gelora. "Gak akan pernah." "Janji," ujar Gelora menyerahkan jari kelingkingnya. "Janji!" balas Alvaro menyatukan jari Kelingkingnya dengan kelingking Gelora. Dan dari situ cerita cinta mereka mulai.. Panas, dan Hujan pun mereka selalu berdua, tdk akan pernah memisah jarak. ********* SUATU SAAT NANTI👍
All Rights Reserved
#1
suatusaatnanti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDARA
  • Love Enemy!
  • KERLIP BINTANG CINTA
  • DESTRUCTION  [NEW]
  • Soal Rasa 2
  • GRIZLEN {On Going}
  • Psikopat Digital? [End]
  • Bad Boy Erlangga
ALDARA

⛔NO PLAGIAT!!! MURNI PIKIRAN AUTHOR YA GAES BYE ••••• Cerita ini mengisahkan seorang wanita remaja yang tersiksa di lingkungan dan mendapat banyak tekanan yang membuatnya stress dan susah untuk meluangkan waktu. Ia adalah sosok wanita kuat yang mampu tersenyum guna menutupi luka yang mengangan lebar di lubuk hati nya DI LUKAI PACAR DISIKSA KELUARGA DIBENCI LINGKUNGAN SEKITAR ANAK PEREMPUAN BRANDALAN gak ada setitik kebahagian yang menghampiri walau hanya sedetik saja rasanya Bahagia enggan untuk menyapa atau bahkan mampir sejekap saja. Tut Tut "Hallo Laris kenapa?" "Apa?!kamu sendiri?" "Keadaan nya lagi hujan kamu pasti takut ya?" "Bentar gue lagi di asrama tempat Alda tinggal," "Iya gue segera kesana bye!" Ucapan Mahen pada seseorang dari sebrang telpon menarik perhatian Aira dan Aldara yang kebetulan berada disamping Mahen. Dengan keadaan kepo Aldara menatap lamat-lamat Mahen dengan detail tidak ada kecurigaan yang di taruh Aldara untuk Mahen karena mata Mahen benar-benar sedang khawatir "Kamu kenapa Mahen?siapa tadi yang telpon?"tanya Aldara ikut khawatir "Laris,Larisa telpon aku Alda dia minta tolong karena dia takut hujan Al boleh kan aku ke kosan Laris?"izin Mahen pada Alda "Kamu lagi temenin aku Mahen!"sentak Alda kesal "Kamu! Punya hati nurani gak sih Da,dia lagi takut Alda isshhh bener dan bener lagi kata semua kalo kamu itu brandalan!"sentak Mahen ikut kesal "Bukan aku yang gak punya hati,tapi kamu gak bisa adil dan tegas!"tutur nya begitu kesal "Jangan tuduh seseorang gak bersalah Alda!aku ini udah adil jenguk sana sini ngerti!" "Pergi kamu Mahen!PERGI!"teriak nya frustasi •••• KEPO KAN!?CUS LAH SIMAK CERITA NYA!

More details
WpActionLinkContent Guidelines