WINNING LOVE

WINNING LOVE

  • WpView
    Membaca 86,722
  • WpVote
    Vote 4,037
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 10, 2015
" Ini bukan sekedar sumpah semata, melainkan soal hati. Aku mencintaimu dulu,kini, dan nanti. Penuh dan dalam " - A.S - Airin Sentosa (20) seorang gadis yatim piatu, sadar jika dia mulai jatuh cinta kepada Aidan Sentosa (34)Sepupu tiri, sekaligus cucu angkat Kakek Airin, yang tampan dan mempesona wanita manapun. Aidan merupakan penerus sah perusahaan Kakek Airin, dan selalu bersikap over protektif kepadanya. Sampai suatu malam, pengakuan Aidan akan perasaannya mengubah cara pandang Airin. Di sisi lain, seseorang dari masa lalu Airin kembali datang, bersedia melakukan apa saja demi mendapatkan hati gadis itu. Termasuk menjatuhkan Aidan. Akankah hubungan Airin dan Aidan berhasil? Dengan segala perbedaan usia serta latar belakang menghadang? Mampukan Aidan melindungi wanita yang dicintainya dari kegelapan menerkam?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Menyulam Luka Menjadi Cinta
  • ARLEA || Arlo • Hillea - END
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Dijodohin ✔ [COMPLETED]
  • Could It Be Love [COMPLETE]
  • LOVE in SILENCE
  • Dia Arsen (END)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Finding a Soulmate

Cerita ini merupakan versi pengembangan dari kisah sebelumnya berjudul "Menolak Hati Menjemput Takdir." Kini hadir dengan judul baru dan tokoh utama yang diperbarui: Lazlo dan Leia kini menjadi Aidan dan Elara - dengan alur yang lebih dalam dan emosional. Aidan, CEO sukses berusia 36 tahun, menutup pintu hatinya setelah kehilangan wanita yang paling ia cintai. Baginya, cinta hanyalah kenangan pahit yang tak perlu diulang. Elara, 29 tahun, perempuan mandiri berhijab, hidup bebas dari tekanan sosial soal pernikahan. Ia percaya cinta seharusnya tumbuh perlahan, bukan datang karena paksaan. Ketika dua keluarga mempertemukan mereka dalam ikatan perjodohan, keduanya menolak. Namun perlahan, pertentangan itu berubah menjadi percikan. Mampukah dua hati yang sama-sama rapuh saling menyembuhkan? Ataukah luka lama membuat mereka kembali memilih sendiri?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan