Ketika Impian Menyapa

Ketika Impian Menyapa

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 24, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Aku tak mengira bahwa orang yang asing dariku ternyata adalah kekasih impianku. Begitu banyak drama dan begitu banyak keinginan membuat luka didalam diriku. Kekecewaan yang menusuk dan membekas membuat diriku susah melepas kannya. Bahwa keinginan yang bergejolak membutakan semua hal dalam diri. Semua sudah tersurat oleh takdir dan diri ini tak bisa memahami maknanya. Namun Allah segera menegurku dengan memberikan sentuhan hati dan pikiran dalam diri . Apapun yang menjadi takdirmu akan tetap menjadi takdirmu dan apapun yg bukan takdirmu akan tetap bukan takdirmu. Sekarang tak ada kekecewaan lagi didalam diri. Hanya ada rasa Nyaman dan senang akan kehendak yang diberikan Allah kepadaku.
All Rights Reserved
#41
sahabathijrah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • 💞Takdir Cinta💞
  • Do You Miss Me ?
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • kepercayaan
  • DENTING  [Revisi]
  • Aku Kamu Dan Dia
  • About me (aku bocah alay)
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines