A School That Doesn't Make Sense : The Group of Weirdo

A School That Doesn't Make Sense : The Group of Weirdo

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 24, 2021
Di zaman sekarang dimana orang-orang masih belum bisa menerima adanya perbedaan, kata yang sering kudengar adalah "dasar monster". ah, menyebalkan sekali. Aku Aksara, saat berusia sepuluh tahun aku terjatuh dari lantai dua rumahku dan aku harusnya mati karena leher ku patah, namun ajaibnya aku tetap hidup dan leherku kembali seperti semula dalam beberapa detik. ya, aku abadi. Lima tahun sudah aku pergi dan merahasiakan kutukan ini, berpindah kota dan berganti nama kulakukan setiap tiga bulan untuk menjaga rahasiaku, dengan begitu aku yakin hidupku seterusnya akan tenang dan baik-baik saja. namun... "Ah, ketemu!" katanya dengan nada yang riang, "Eh?-Ehhh!, apa-apaan kau, ah hei lepaskan aku! hm! hHmmM!". Dan begitulah bagaimana caranya aku bisa di culik ke sekolah yang tidak masuk akal ini.
All Rights Reserved
#799
pedang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • Aku Cuma Nyasar, Kenapa Jadi Penyelamat?
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Transmigrasi Ayne
  • Voynich
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)
  • SCAVENGER
  • BOUND

📖 𝗦𝗶𝗻𝗼𝗽𝘀𝗶𝘀 Satu kecelakaan... Lima sahabat... Dan sebuah rahasia yang seharusnya terkubur selamanya. Citra meninggal tragis dalam kecelakaan saat perjalanan sekolah. Semua orang bilang itu murni musibah. Tapi empat sahabat yang ditinggalkannya - Naya, Raka, Maya, dan Dion - tahu kenyataan tidak sesederhana itu. Empat puluh hari setelah kepergian Citra, akun media sosialnya tiba-tiba aktif kembali. Pesan-pesan misterius mulai masuk ke HP mereka, membongkar rahasia lama yang selama ini mereka pendam. Foto-foto yang tak pernah mereka ambil muncul. Suara-suara dari masa lalu terdengar kembali. Dan yang paling mengerikan: catatan harian Citra ditemukan di dalam loker sekolah - meski sudah dikuburkan bersama jasadnya. Satu per satu, mereka mulai kehilangan kendali. Rasa bersalah berubah menjadi teror. Persahabatan diuji. Kepercayaan terkikis. Dan ketika satu dari mereka menghilang tanpa jejak, sisanya harus memilih: menghadapi masa lalu... atau dikubur bersamanya. "𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘵𝘪? 𝘒𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘯𝘪." ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines