PROBLEMATIKA

PROBLEMATIKA

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 24, 2021
Harusnya kenangan itu memudar seiring berjalannya waktu. Namun, dinding ingatan terlalu kekal untuk dimusnahkan. Waktu saja tidak dapat membuatnya runtuh. Atau mungkin kenangan itu telah disalahartikan. Tidak seharusnya luka lama menjadi benci yang ganas. Dan menciptakan suasana yang kian panas. Apalagi bersikeras merawat kebencian itu hingga tumbuh dewasa. Tidak ada cara lain untuk memaknai kenangan yang menghancurkan manisnya cerita? - Yuk ikuti kisah menarik antara Zack dan Viola dalam Problematika. Selamat membaca. Jika berkenan, tulislah komentar dan tinggalkan bintang untukku. Terima kasih :) Jabat Erat -Arif Rahman Hakim
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • in ROOM
  • MEMORY LOSS ' (BYEON WOOSEOK) [END]
  • Ruang Kenangan
  • Another [END]
  • From Sister, To Wife
  • JOSSGAWIN AU (FROM BF TO "BF")
  • PANDORA
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • Langit dan Cahayanya
  • Lampu Kehidupan Cinta
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines