Empty [END]

Empty [END]

  • WpView
    LECTURAS 155,284
  • WpVote
    Votos 6,902
  • WpPart
    Partes 31
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 3, 2022
Setelah insiden yang menyeramkan itu, dia menghilang bak ditelan bumi. Berawal dari kisah liku persahabatan dan tentang perasaan. Seperti biasanya Masalah seorang remaja. Melati memiliki pacar yang ternyata saling mencintai dengan sahabatnya sendiri. Hingga akhirnya Melati memutuskan hubungan karena pacar dan Sahabatnya telah memiliki hubungan yang spesial. Bagiamana nasib Melati selanjutnya? Apa dia akan terus Meratapi nasibnya?
Todos los derechos reservados
#11
marvin
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nadi Membenci Hati
  • Memeluk Hujan
  • Ketika Hati Memilih (On Going)
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • If I Don't Hurt You (END)
  • Ruang Tanpa Suara
  • RAINKA - SUDAH TERBIT
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Persona

Namanya juga sudah cinta, menjadi gila pun tak mengapa. Nadi nekat mendaftar ke sekolah teknik demi satu alasan. Fatir. Cowok yang diam-diam dia suka sejak SMP. Tanpa pikir panjang, Nadi mengikuti jejaknya. Masalahnya, di kelas barunya, dia satu-satunya cewek di antara sekumpulan cowok dengan energi berlebih dan selera humor yang kadang bikin geleng-geleng kepala. Awalnya, Nadi kesulitan beradaptasi. Akan tetapi, lambat laun, dia mulai menikmati hari-harinya. Terutama karena bisa lebih dekat dengan Fatir. Usahanya tidak sia-sia. Setelah beberapa bulan, Fatir akhirnya meliriknya dan mereka mulai dekat. Nadi pikir perjuangannya selesai. Nyatanya, Fatir bukan cuma pacarnya. Cowok itu juga pacar orang lain. Fatir punya sistem yang unik. Dia punya pacar untuk setiap hari dalam seminggu dan Nadi mendapatkan hari Sabtu. Awalnya, Nadi menutup mata, pura-pura tidak peduli, asalkan tetap bisa bersama Fatir. Namun, lama-kelamaan, Nadi mulai bertanya pada dirinya sendiri. Apakah cinta seharusnya dibagi? Ataukah dia hanya sedang mempertahankan sesuatu yang seharusnya dia lepaskan? Sekarang, Nadi harus memilih. Tetap menjadi "Pacar Sabtu" atau pergi dan menemukan dirinya sendiri?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido