Can You Love Me Like That?

Can You Love Me Like That?

  • WpView
    LECTURES 44
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mars 11, 2022
"Lo bisa gak sih, hargain gue sebagai pacar lo?" ucap Marvel menatap Abel. Marvel Putra Leonard, seorang cowok berbadan tinggi, dengan wajah tampannya. Cowok yang biasanya memperlakukan cewek seenak jidatnya, kini ia dibuat merasakan mencintai sedalam-dalamnya tanpa adanya timbal balik. Tapi, Marvel akan membuat Abel jatuh cinta padanya, lihat saja. "Gue gak pernah minta lo jadi pacar gue," balas Abel datar. Vabelia Adelline, Perempuan cantik yang berhasil membuat seorang Marvel bertekuk lutut, tanpa melakukan hal apapun dirinya berhasil membuat Marvel tertarik padanya dan terus mengejar dirinya. Marvel melakukan seribu satu cara agar Abel bisa menjadi pacarnya. "Lo bisa gak sih cintai gue, layaknya gue cinta sama lo," ucap Marvel pelan dengan raut wajah sedih. (Ini cerita keduaku, jadi masih belum sempurna, tolong bantuannya🙏)
Tous Droits Réservés
#230
cuek
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My First Love [END]
  • POTEK [Selesai]
  • AL AL GANG [Complicated]
  • LAVENDER
  • Sweet Promises (SELESAI)
  • AL - TA [END]
  • LEORA (New Version)
  • ARGABEL
  • Time Heals [TAMAT]
  • If I Don't Hurt You (END)

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu