Tenggelam Dalam Dasar [END]

Tenggelam Dalam Dasar [END]

  • WpView
    Reads 731,238
  • WpVote
    Votes 49,990
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 18, 2025
"Aku hamil." Serunna menatap Deskara yang tengah duduk di sofa. Laki-laki itu terdiam, merenungkan apa yang Serunna ucap. Serunna menghela napasnya, dari sekian banyak laki-laki di bumi, kenapa harus dia? Deskara Abigail, dia...Gay! Uke pula!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regan dan Cintanya [END]
  • Tunangan Orang ✔
  • Istri Mudaku
  • 9096 (Complete)
  • HOW : Husband Or Wife (PhaMi)
  • Unwanted Wedding
  • SAH (Menikah Dengan Mantan)
  • Heart & Vein END
  • Bukan ZONK!
  • Berlutut atau Memohon ? : Lakukan Keduanya

"Aquila hamil anak aku, Bunda!" suara serak itu membuat semua orang terkejut. Aquila yang akan membuka pintu menegang, ia tak menyangka Regan akan sadar saat dirinya belum pergi dari sana. Ditambah lagi kini Renatha menatap Aquila dengan tatapan datar, tak ada senyum hangat seperti biasanya. Gadis itu benar-benar takut dengan apa yang terjadi selanjutnya karena tatapan Renatha benar-benar berbeda. " Kenapa kamu gak jujur? Kamu mau bunuh anak itu atau masih mau mempertanyakan dia ? Bunda kecewa sama kamu Aquila, harusnya kamu ngomong sama Bunda" kata Renatha dengan air mata yang mulai berjatuhan. "Aquila nggak mau masa depan Regan hancur karena anak yang Aquila kandung." jawabnya pelan. "Hidup aku yang akan hancur, kalau kamu pergi begitu aja tanpa memberitahu kebenarannya. Aquila!" tandas Regan, matanya sudah berkaca-kaca karena perkataan Aquila. "Bunda kecewa sama kamu, bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu. Hidup keluarga kami yang akan hancur jika kamu nggak jujur, nak." kata Renatha pelan. Sebagai seorang wanita yang pernah mengalami hal yang sama, tentu Renatha tau betul apa yang Aquila rasakan. Ia juga pernah mengalami itu saat hamil si kembar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines