Mikola (Haruto)

Mikola (Haruto)

  • WpView
    Reads 386
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 7, 2022
Miko Argantara Sosok Dingin dan terkenal dengan keganasannya dimedan perang, muka tanpanya yang mampu membuat semua orang terpana melihat Namun bagaimana jika sosok dingin tersebut harus bertemu dengan gadis yang dikenal dengan Sifat bar-bar dan borok tapi ia benci dengan hujan . "Ngak usah nangis,hujan ngak Mungkin bikin Lo mati"ucap Pemuda itu datar. Ila yang menyadari ada seseorang yang mengajaknya berbicara pun berdiri. "Mikoo"ucap ila dengan mata yang berkaca-kaca langsung memeluk Miko dan menangis' dipelukannya "Mik,gue takut"ucap ila disela tangisannya "Hahh,sama hujan dong Lo takut"ucap miko mengejek Ila yang sadarpun melapskan pelukannya pada Miko. "Hujan itu bencana bagi gue tepatnya hujan itu trauma bagi gue mik"ucap ila bergegas meninggalkan Budayakan follow dan vote:) *Real dari pemikiran sendiri* *No plagiat" Star : 24November2021
All Rights Reserved
#670
gengmotor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANILITA
  • The Dark [COMPLETE]
  • Sun Meets Ice
  • Tissa untuk Aris [On Going]
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Rava|Tamat
  • GENTALA (COMPLETE)
  • TUBUH GADIS NERD [END]
DANILITA

❗BELUM DIREVISI❗ "Lo harus jadi milik gue, Lita!" Nada bicaranya berubah menakutkan. Lita segera melepas pelukannya dan berjalan menjauh. "Danil?" "Ya, Baby?" Ia berjalan mendekati gadis itu. "Come hare, Baby! Let's play with me." Danil menyeringai, senyum iblis itu kembali ia hadirkan. "Danil! Tolong ...!" "Memohonlah, Sayang!" "Nil! Apa-apaan, sih lo?!" "Gue kasih pilihan." Hening, gadis itu terlalu takut hanya untuk sekedar mengucapkan kata-kata. "Jadi pacar gue! Gue nggak bakal ngulang kalimat ini untuk yang keempat kalinya!" Lita menelan ludahnya kasar. "Lo jahat, Danil!" "Mau jadi pacar gue, atau ...," ucapnya menggantung. "Gue ilangin sesuatu yang berharga milik lo." Mata gadis itu membulat sempurna. "Lo gila?!" "Kau baru tau, Sayang? Seharusnya kau sudah tau. Aku gila karenamu." Pria berparas tinggi itu kembali menyeringai. "Jadilah milikku seutuhnya." *** Danilita, di zaman seperti ini sangat sulit menemukan yang namanya cinta sejati, cinta yang tulus tanpa adanya kata berhenti. Namun, kamu bisa menemukannya di sini, di kisah cinta yang terhalang tebalnya dinding peperangan karena pahitnya masa lalu. Entah cinta itu akan bersemi hingga akhir ajal nanti atau malah berakhir dengan perang kedua geng motor yang tidak pernah merestui?

More details
WpActionLinkContent Guidelines