Dewasa ?!

Dewasa ?!

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 21, 2022
Kenapa hanya aku yang sendirian ? Kenapa hanya aku yang di tinggal ? Kenapa hanya aku yang sepi? Kenapa hanya aku yang sendu? Kenapa hanya aku yang murung? Kenapa hanya aku yang tidak punya tempat cerita? Kenapa tuhan mengambil satu satunya tempat ku cerita? Kenapa hanya aku yang di jauhi? Kenapa hanya aku yang mendekati dan di jauhi? Kenapa aku harus tumbuh dewasa ? Kenapa aku harus hidup ? Kenapa aku harus hidup ? Kenapa aku harus hidup ? Tiap malam, perasaan kesepian ini benar-benar menyiksaku, bagai racun yang perlahan menggerogoti naluri sehat ku. Kadang terpikir apa guna nya aku disini. Orang yang ingin ku buat bangga aja sudah pergi. Lantas kenapa aku disini Benar kata orang, Jadi dewasa itu suatu yang menakutkan. Tiap hari tiap jam bahkan tiap detik aku selalu ketakutan akan kedewasaan. Keinginan tuk balik kecil dan melupakan hal yang sudah terjadi. Bisa kah waktu di ulang atau kembali kan saja tempat cerita ku ibunda ku. Bisa kah aku tetap bertahan hanya dengan modal yang tak jelas bisakah aku menggoreskan takdir yang indah tuk ku pamer kan pada mu bunda.
All Rights Reserved
#585
kesepian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALISHA (end)
  • mengapa aku dilahirkan
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Cerita Tentang Kita
  • ANGEL (END)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Memories in Moon
  • Bangles Rater
  • Full Of Scratches
  • Another Pain (END) ✔

Kamu datang dalam kehidupan ku, membuat hati ini menumbuh kan benih-benih cinta, tapi kenapa ketika aku sudah mencintaimu kau malah pergi? Kau membiarkan hati ini mati tuk sementara bahkan mungkin tuk selamanya. Tapi kenapa? Kenapa kini kau datang lagi? Kau membuat hati ini kembali hidup, kau membuat cinta ini bersemi. Dan bodohnya aku menerimamu lagi, aku melupakan bagaimana susahnya menahan rindu akan dirimu. Dengan bodohnya aku melupakan bagaimana susahnya menghidupkan hatiku yang telah lama mati. Aku bahagia, aku senang dan aku takut. Takut, apakah kamu yang aku kenal dulu adalah orang yang sama yang sedang berdiri di depanku. Ketika matamu yang selalu meneduhkan bagiku menatap kedua mataku, dan ketika bibirmu mengucapkan kata-kata yang seakan menyengatku. Kini aku sadar, bahwa posisi ku dihatimu kini sudah tergantikan oleh orang lain sehingga aku hanyalah kenangan yang tak akan lama lagi akan hilang dari memori otakmu. Tapi kenapa? Kenapa meskipun aku tau bahwa aku hanyalah sebatas kenangan tapi hatiku tidak pernah melupakanmu?. Ini menyakitkan, ketika orang yang kau cintai mencintai yang lain dan kau tidak bisa melupakan dirinya, padahal kau tau bahwa ia adalah orang yang menyakitimu, ia adalah alasan kamu menangis setiap malam. Kenapa? Kenapa? Kenapa aku begitu mencintai mu??.

More details
WpActionLinkContent Guidelines