Ruang Waktu

Ruang Waktu

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 7, 2025
Bagaimana kamu jika harus ditempatkan pada posisi Nadine, menggenggam penuh hatinya, memiliki segala kelebihannya, sampai lupa kekurangannya. Mencintai dengan sangat penuh tapi harus terkhianati. Lukanya sembuh tapi bekasnya jelas melekat, sampai pada akhirnya Samudera datang menjadi obat pereda segala rasa sakitnya. "Mencintaimu adalah seni bertepuk sebelah tangan.." Nadine
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Evil Boyfriend (twoshoot)
  • Promise
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Stolen Before Fallen
  • Between Us
  • MENEPI UNTUK PERGI [END]
  • Atarangi. {Selesai}
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • Rintik Hujan
  • Another Time

"Mungkin aku yang terlalu berharap. Bahwa kau juga memiliki rasa yang sama. Tapi sungguh aku tak bisa membuangnya begitu saja." -Revan. "Mungkin aku terlihat tak peduli. Tapi sungguh hanya kau yang mampu membuatku beredebar." -Nadine *** "Jangan bolos pelajaran dan malah bedua-duaan di kantin. Dan jangan makan pedes terus, apa lagi buru-buru makannya." Revan berjalan meninggalkan Nadine dan Nikko yang masih duduk dengan wajah terbengong. Dia tersenyum atas apa yang baru saja terjadi. Membuka tutup botol ditangannya lalu meminumnya dengan santai. Sedangkan Nadine yang melihat laki-laki itu meminum minuman dari botol yang sama dengannya tadi membelalakkan mata. Laki-laki itu gila!

More details
WpActionLinkContent Guidelines