PUSTAKA [ON GOING]

PUSTAKA [ON GOING]

  • WpView
    LECTURAS 45
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 6, 2021
Pustaka beranjak dari tempat tidur rumah sakit, wajahnya masih pucat dan kakinya masih lemah untuk bisa berjalan. tapi ia usahakan dan untuk bisa berjalan selangkah demi selangkah, Pustaka mendekati seorang perempuan yang tengah duduk di balkon dekat kasur rumah sakit. Dia mengusap kepalanya dan memeluknya dengan erat. Perempuan itu seketika merasakan hangat dan nyaman saat berada dalam pelukannya. Mereka berdua kini sama-sama memandangi langit yang sama malam ini. Pria itu berucap "Sa, kayaknya aku sama kamu di takdirkan bersama deh." "Masa sih?" "Iya, aku sendirian di dunia ini, kamu juga sendirian." "Kita sama orang lain ka, kita ngga sendirian." "Bukan itu maksudku"
Todos los derechos reservados
#10
pustaka
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • Audrey (New version)
  • Rewrite My Heart 2 [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • Resya's Journey Of Life?
  • Kalaya [END]
  • Dewa Keberuntungan [End]
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • [3] ALONE [END] ✓

"Dan bodohnya gue jatuh cinta sama orang yang udah mau mati." ••• Hazel tanaya.... Gadis cantik berwajah pucat. Cerdik, namun picik. Memanfaatkan seorang demi mendapatkan kekuasaan dalam dirinya, dengan cara apapun. Tapi... Bagaimana jika dia melakukan itu dikarenakan terhalang akan suatu hal, yaitu ajal. Yang siapapun tak akan bisa menyeka. Dapat dilihat Dari bagaimana senyum tulus itu selalu terpancar walaupun penyakit mematikan terus bersarang didalam tubuhnya. Secarik kertas yang mewarnai sisa kehidupan Hazel, kertas berisikan keinginan aneh sebelum takdir menyapanya. Lantas keinginan aneh seperti apa? Dan apakah prediksi dokter tepat akan kematiannya? Terimakasih untuk Sadewa abhiyama.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido