34 Matahari Yang Sama

34 Matahari Yang Sama

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2014
WpInfo
Fiction
Romance
Di 34 tempat yang berbeda, mereka tengah merasakan apa itu yang disebut Cinta dan Duka. Mereka menyadari, Cinta dan Duka itu berpasangan. Cinta tidak akan ada bila tiada Duka yang menimpa seseorang. Begitu pula sebaliknya, Duka tidak akan pernah ada bila tidak ada rasa Cinta yang timbul. Walaupun mereka merasakan Cinta dan Duka dalam bentuk yang berbeda-beda, mereka selalu percaya bahwa setiap hari, akan muncul Cinta dan Duka yang lain. Maka setiap mereka menatap matahari yang terbit di pagi hari, mereka akan siap menghadapi Cinta dan Duka yang baru. Mereka menatap matahari yang sama, dari 34 lokasi yang berbeda.   Akan ada cerita yang berbeda-beda tiap chapternya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mas Duda, Anak Dua. Siapa takut?
  • Putri Hutan Pinus
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • AIR (Ketika dua air yang berbeda arti disatukan atas nama cinta) KOMPLIT
  • CINTA TAK TERDUGA
  • Seni mengeja duka
  • Unsimple Love
  • Kala Hujan di Antara Kita

Kara tidak pernah menyangka bisa jatuh cinta dengan seorang duda beranak 2. Sejauh apapun dirinya berusaha untuk menghapus rasa cinta itu, tetap saja sulit. Mengingat kekasih hatinya yang selalu meluluhkannya--- Bara Wicaksono Kara mengira jika kedua anak Bara masih kecil dan dia akan mudah mengambil hatinya. Namun, ternyata kedua anak Bara sudah beranjak remaja yang satu SMP yang satu SMA. Dia jelas tidak percaya, karena melihat wajah kekasihnya yang terlihat masih muda. Di usianya yang ke 37 tahun Bara sudah memiliki 2 orang anak remaja. Kara merasa kecolongan, tapi mau bagaimana lagi, rasa cintanya pada Bara tidak bisa dihilangkan begitu saja. Kara berusaha mendekat dengan kedua anak Bara agar mau menerimanya sebagai Ibu sambung, namun dia mendapat banyaknya penolakan. Semakin hari Kara semakin tidak sanggup dengan sikap Bara dan kedua anaknya, puncak kesabarannya berada di ujung tanduk. Kara pun meminta putus pada Bara jika tidak menikahinya juga. Dan dari situ lah, Bara dihadapkan dengan pilihan tersulit dihidupnya. Nekat menikahi Kara tanpa restu kedua anaknya, atau melepaskan Kara kekasih hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines