hantu jenglot

hantu jenglot

  • WpView
    GELESEN 3
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Nov. 26, 2021
Tak seperti hantu lainnya, jenglot memiliki tubuh yang sangat kecil mirip seperti boneka. Mereka berkulit gelap, seperti mumi, dan biasanya memiliki taring dan kuku yang panjang. Menurut penelusuran, makhluk ini banyak ditemukan di Jawa, Kalimantan, dan Bali. Walaupun mirip boneka dan seakan tak hidup, banyak orang yang percaya bahwa sebenarnya mereka memiliki roh di dalamnya. Anggapan ini muncul karena banyak orang yang menyebut bahwa rambut, kuku, dan taring jenglot terus tumbuh. Mengenai asal-usul, sebenarnya ada beberapa pendapat yang beredar. Ada yang mengatakan bahwa jenglot sebenarnya adalah pertapa yang menginginkan kekekalan. Ada pula yang berpendapat bahwa mereka adalah pesugihan yang dipelihara oleh dukun. 
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Serasah; Chanmin [ON GOING]
  • Watashi No Yurei
  • Misteri di Balik Kabut Gunung Salak
  • The Legend of Artic Werewolf Princess (Versi Ketik Ulang & Revisi)
  • Something Lost.

BUKAN LAPAK BxB! *** (Kata "serasah" berasal dari bahasa Indonesia dan sering digunakan dalam konteks ekologi atau biologi tanah. Secara harfiah, serasah adalah: Tumpukan daun-daun kering, ranting, atau bagian tumbuhan lain yang gugur dan menutupi permukaan tanah di lantai hutan) *** Di balik lebatnya hutan terakhir yang belum tersentuh, manusia datang-bukan untuk berdoa atau berdamai, tapi untuk menyedot apa yang tersisa dari bumi yang nyaris sekarat. Regu Alpha dan Delta, dua dari sekian banyak regu elite yang dikirim, datang dengan semangat teknologi, logistik, dan... kelakuan absurd khas anak lapangan. Mereka bukan tanpa nyali. Tapi yang mereka temui bukan sekadar pohon-pohon tua atau tanah lembab berlumut. Mereka bertemu dua anak-satu berwujud nyata, satu lainnya seperti bayangan yang enggan beranjak pergi. Entah siapa mereka. Entah dari mana. Tapi sejak kemunculan mereka, satu regu penuh ditemukan dalam keadaan mati... dengan tubuh lengkap, tapi jiwa seolah dilucuti. Hutan mulai berbisik. Kabel menjuntai dari atas pohon ke entah apa. Mata menyala dalam kabut. Akar mencengkeram tanah seperti urat nadi makhluk yang terbangun. Regu-regu mulai retak. Bukan hanya karena misteri yang membelit, tapi juga karena tawa, panik, dan pertanyaan yang tak ada jawabannya. "Apakah mereka penjaga hutan, atau hutan itu sendiri?" *** Proyek bersama milik Mas & Nyonya Hwang-sama Tertanda, 28425 *** Yang plagiat, sampai jumpa di akhirat! -Mas Tampan Hwang

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien