Cahaya Kelamnya Malam

Cahaya Kelamnya Malam

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 5, 2022
Dia adalah Cahaya untuk sang Cyra di kelamnya malam,bukan tanpa alasan. Dia yang selalu ada di momen membutuhkan seorang penolong, sahabat, teman. Namun, apa jadinya bila sang Cahaya itu telah tiada? Apa perlu lanjut atau menyerah? Apa takdir tidak terlalu kejam untuk anak seumur 14 tahun?! Ingin Cyra untuk berhenti melanjutkan hidup, ditambah dengan kanker darah atau Leukimiayang meliputi tubuh. Apa ada seseorang yang baru? Atau Kejutan untuknya? Hanya satu harapannya, kembalikan cahaya yang telah direnggut darinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝙆𝙖𝙞𝙧𝙨𝙖 | 𝘽𝙇
  • I'm Not A Villainess
  • My Evil Girlfriend (End)
  • EVIDEN (Republish)
  • DEVINO || END
  • Moonlight [Chanyeol exo]
  • 365 Days With Arsa [On Going]
  • Langit Yang Sama
  • Cahaya Untuk Angkasa✅
  • alxendric and his wounds

* MOHON DI FOLLOW DULU SEBELUM DI BACA🙂 * LAPAK HVMV HARAP BIJAK DALAM MEMBACA ⚠️ * HOMOPHOBIC JANGAN COBA - COBA UNTUK MEMBACA CERITA INI☺ Kaivan murid pindahan dari luar kota. Anak pemilik Starlight School, memiliki tubuh atletis rahang tegas dan jangan lupakan wajah tampan rupawan nya seketika membuatnya jadi most wanted seantero sekolah. Pemimpin Geng Vioz, geng motor dermawan yang terkenal membantu para polisi di kota nya. Arsa si cowok manis, anak kedua dari dua bersaudara, kurang kasih sayang dari kedua orangtua nya, selalu di nomor duakan, mempunyai kakak laki-laki setahun di atas nya, dibenci orangtua dan kakak nya hanya karena mereka ingin anak sekaligus adek perempuan, bukan laki-laki seperti dia. Hai guys, ini cerita pertama ku. Cerita ini hasil dari imajinasi aku sendiri ga copas dari author² lain yaa🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines