Asa
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Aku menatap hujan yang menderas di halaman. Petir menggelegar kilat pun menyambar, tapi tak jua kututupkan jendela. Aku senang menatap bulir-bulir yang jatuh dari langit itu. Bulir yang setiap rintiknya mengingatkanku tentangmu. Bulir yang pernah merintik di punggungmu yang mungkin takkan pernah kulihat lagi. Seperti hari itu, hari saat punggungmu menjauh.
All Rights Reserved
#193
percaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Membumi(Tamat)
  • THAT'S MY IDOL (orinee😋😋)
  • Luka dan Malam [END]
  • Pelangi Setelah Hujan (END)
  • RAIN [END]
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Auristela
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Saat Dunia Fana Berskenario

Merelakan tak selalu menyakitkan,adakala hati ini merasakan sakit dari apa yang telah kita korbankan tapi kita tidak pernah tau kebahagiaan seperti apa yang akan kita dapat dari luka sebelumnya yang teramat sakit.Aku menyukai indahnya langit,tapi malam dengan ketenangannya lebih aku sukai. _Ayunda ainia lawani Ikhlasku semoga tergantikan dengan indahnya apa yang akan aku pandang di tempat terbaikku.Cintaku...aku ditakdirkan tidak bisa menggenggam mu sendirian.ketika aku memandang langit,biru dan putih terhampar sangat luas,ketika aku memandang bumi ini,maka sangat sempit dan tak bisa aku pandangi seluas langit. Akankah bumiku menjadi saksi ikhlasku?? _Mutia bintari rahayu

More details
WpActionLinkContent Guidelines