Indigo : Tumbal [✓]

Indigo : Tumbal [✓]

  • WpView
    Reads 3,784
  • WpVote
    Votes 325
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 1, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
Ini bukan kisah teror yang dilakukan makhluk tak kasat mata. Bukan pula kisah menakutkan seperti cerita kebanyakan. Ini hanya kisah tentang seorang anak indigo bernama Erwin, yang kehilangan kedua orang tuanya di saat ia masih berusia lima tahun. Ia diadopsi oleh pasangan suami-istri yang sudah memiliki seorang anak berusia sepuluh tahun, bernama Mario. Erwin tak mengingat kisah masa lalunya. Ia berusaha mencari tahu dengan bertanya pada keluarga angkatnya. Namun, tidak ada satupun yang mau menceritakan kisah itu padanya. Sampai ia menemukan sebuah fakta, jika kedua orang tuanya dibunuh oleh orang tak dikenal yang sengaja disewa kerabat kandungnya sendiri. Secara perlahan, kebenaran tentang hidupnya di masa lalu mulai terbongkar. Di saat ia tengah membantu seorang gadis memecahkan kematian kedua orang tuanya, yang tewas di rumah terbengkalai yang ternyata adalah rumah Erwin di masa kecil. Fakta apa saja yang berhasil ditemukan oleh Erwin tentang kematian orang tuanya? Lalu, apa ia bisa memecahkan kasus pesugihan yang sudah memakan banyak korban, termasuk orang tua gadis asal Bandung itu? ... "Aku tidak akan memberikan rasa prihatinku, pada orang yang sudah mengorbankan nyawa banyak orang!"
All Rights Reserved
#599
tumbal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Hah!Dukun?
  • Sukma Lara [END]
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TUMBAL PESANTREN

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines