Nara dan Bayang Luka
Nara Elvano Wiratama hidup dengan cara yang tidak banyak dipahami orang dingin, pendiam, dan selalu menjaga jarak. Ia memilih tenggelam dalam rutinitas sekolah tanpa benar-benar terlibat di dalamnya. Bukan karena ia tak mampu, namun karena ada sesuatu di masa lalu yang membuatnya sulit membuka pintu untuk siapa pun.
Segalanya berubah ketika beberapa orang baru yang datang dengan caranya masing-masing yang mulai memasuki hidupnya.
Saat dunia Nara mulai dipenuhi kehadiran-kehadiran yang tak terduga, ia harus belajar berdamai dengan dirinya sendiri atau justru membiarkan masa lalu itu kembali menguasainya.
Novel ini mengajak pembaca mengikuti perjalanan seorang remaja yang mencoba merangkai kembali hidupnya, sambil menyimpan luka yang tidak pernah ia izinkan siapa pun melihat.