Akar itu definisi cowok sempurna, meskipun agak menjengkelkan namun entah kenapa aku suka!
Lagian siapa suruh membuatku baper, coba? Katanya, iseng-iseng berhadiah. memangnya aku ini apa? Undian doorprize, ya? Sembarangan banget sih Akar. Tapi sekali lagi meskipun begitu aku tetap suka kok!
Aku juga sempat heran, kenapa banyak yang tidak suka dengan Akar? Dari Arez, Khatulistiwa bahkan Papiku sendiri. Kenapa? Padahal dia itu kan baik--baik banget malah menurutku. Dia sampai rela lho gatal-gatal karena memakan omelet buatanku, meskipun Akar tahu kalau dia tuh sebenarnya alergi telur. Nekat banget nggak, sih?!
"Udah tau omelet bahannya dari telor tetep aja dimakan, jadi gini kan? Ini pasti lo alergi sama telor deh!"
"Lo tau nggak, sih? Selain gue orangnya nggak suka mubazir, gue juga nggak suka lihat lo sedih cuma gara-gara omelet ini ditolak sama ketua OSIS songong itu. Gue nggak suka ya kerja keras lo bikin giniian nggak dihargai sama dia." katanya. Dan masih banyak lagi ocehan-ocehan Akar atau barangkali dia sebut itu sebagai gombalan ya, contohnya seperti ini "Selain gue suka kangen Mama, gue juga suka kangen sama tunangan orang. Lo tau separah apa? Wuih parah banget, Na! Sampe insomnia gue gara-gara cewek ini doang."
Sampai suatu ketika aku terkekeh sarkas. Lucu! Kenapa skenario hidupku bisa seperti ini? Dan, Kenapa takdir bisa sebercanda ini? Karena saat aku berusaha mencari kebahagiaan itu, kebahgianku malah hilang di ambil karena suatu tragedi menjelang hari ulang tahunku sendiri.
Semenjak itu juga, aku tersadar. Bahwa ternyata inilah alasan Akar begitu benci dengan hari lahirnya selama ini.
Dan sekarang aku mengalami hal itu.
[ AKAR ] by Nanashcii
STARTED : 9 Desember 2021
FINISHED : -
HAPPY READING YAA!
Note📌: Tolong siapkan hati kalian untuk semua ledakan perasaan, jangan salahkan aku kalau kalian baper beneran. Karena kemungkinan akan terjadi rasa baper, sebucin itu dan bisa juga jadi nangis! Tolong ya, siapkan hati saja!
Spin off Arunika's World dan SHAGA
BISA DI BACA TERPISAH
FOLLOW SEBELUM MEMBACA
***
"Lo mau nggak pacaran sama gue?" Snowy.
"Gue nggak mau pacaran sama lo. Gaya pacaran kita beda. Gue nggak suka main di luar, gue lebih senang habisin waktu di rumah. Kencan? Nonton? Malam mingguan? Chating 24 jam? Telponan sampai ketiduran? Nggak ada, gue nggak bisa. Gue lebih senang kurung pacar gue di kamar, nonton, ciuman, pelukan, sampai ketiduran. Udah," jelas Aghas, mata cowok itu menatap lekat mata Snowy yang berkedip-kedip lugu.
Snowy terdiam, jadi Aghas pacarannya begitu? Kurung pacarnya di kamar, tahu-tahu bunting pas keluar? Astaga! Kenapa cowok itu bringas sekali?
Satu tangan Aghas menyentuh dagu Snowy, mencapitnya lembut agar gadis itu mau menatapnya. Selama beberapa detik, Aghas nikmati kesalah tingkahan gadis itu atas tindakannya. "Jadi gimana?"
"Gimana apa?"
"Mau nggak pacaran sama gue?"
***
April, 2022.
Destharan.
Cover by taasdesign.