Kazegafuku (End)

Kazegafuku (End)

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 30, 2021
Frlicia amalia adalah seorang perempuan yang memiliki banyak sekali kekurangan dan banyak sekali orang yang membencinya, Namun dia tak pernah menyerah dalam hidupnya hingga dia bertemu lelaki itu. dia mengubah hidupnya namun lelaki itu adalah kehancuran keduanya. "bagaimana caraku melupakan mu?" frlicia "kau takkan mampu, lupakan lah segera sehingga jika aku menikah nanti kau takkan membunuh dirimu" sebuah kata yang membawanya melupakan lelaki itu dan membuat orang yang di takdirkan untuknya hadir "dasar manusia kau ini tidak peka atau gmn, dalam 3 hari kau akan melupakannya dan menjadi milikku" "bagaimana jika aku tetap tidak bisa?" "aku akan memaksa dirimu"
All Rights Reserved
#266
baekhyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersaing dengan Masalalu
  • Two Side Of You
  • Ternyata Kita Tetangga (Completed)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • [1]C for B - (heaven on earth with you) CHANBAEK
  • Terberai
  • jangan percaya seseorang
  • KALANA
  • Kebenaran Rindu

Alia Wenang kira kehidupannya sempurna, menjadi seorang Ibu Persit dari Dwikara Prasetya dan juga ibu untuk Andika Prasetya yang tengah aktif-aktifnya di usianya yang sudah memasuki sekolah dasar meski, tapi sayangnya kesempurnaan yang dia rasakan nyatanya tidak lebih dari sebuah fatamorgana. Suami yang Alia kira mencintainya nyatanya masih terjebak dengan masalalunya, seorang sahabat yang di cintai suaminya seumur hidupnya, perempuan pembuat patah hati sebelum akhirnya Dwikara bertemu dengan Alia. Sakit hati, hancur, marah dan kecewa, itulah yang Alia rasakan saat tahu kenyataan tersebut hingga membawa Alia pada sebuah dilema yang sulit akan dua pilihan. Bersaing dengan Masalalu, akankah Alia berhasil mengalahkan sosok-sosok penganggu tersebut? Atau malah Alia memilih menyerah meninggalkan Dwikara dengan sejuta penyesalan. _Pahami dulu hatimu, Bang. Coba tanya, kamu ini masih menyimpan rasa atau kamu hanya sekedar terjebak pada kenangannya_

More details
WpActionLinkContent Guidelines