DIOJI
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 13, 2026
Entah karena sifatku atau asumsiku belaka, semua orang semaunya mendekat dan menjauhiku. Tanpa aku tau kejelasan pastinya mana yang harus aku benahi. Kata orang yang lebih dulu lahir dari pada aku, aku perlu introspeksi. Introspeksi? Mungkin? sudah, tapi aku jadi lebih memilih untuk diam jika ada yang terjadi padaku, atau mengalami perubahaan mood atau sedang merasakan keadaan sedang tidak baik. Tapi, semua nya salah. Semua itu salah, orang lain malah mengartikan hal lain. Aku dengan segala yang ada di otakku sebenarnya tidak baik. Aku mengakui aku buruk dalam menujukkan sifat dan bergaul. Tapi, lagi, lagi dan lagi aku malah berubah kearah yang aku sendiri tak tau kemana arahnya. "Harus introspeksi diri kayaknya, ubah sifat jadi lebih baik lagi aja" "Kamu pemarah, kalau gak ada temen jelas lah. Siapa yang mau berteman sama orang pemarah" "Suaramu kencang, gak malu?" "Aku mau cerita, tapi takut kamu kasih tau orang lain" "Jangan terlalu percaya sama orang" "Gak usah terlalu banyak ikut kegiatan, buang-buang waktu dan energi, gak berguna juga" "Udah gak zaman sekarang ikut-ikutan kegiatan, penting belajar yang bener" "Udahlah, gak punya temen juga gapapa" Sampai semua kalimat itu hanya jadi sarang dalam kepala ku dan aku tidak tau bergerak kearah mana. Aku sendiri, tidak tau diriku ini... ya tidak tau
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MORSE: POSSESSIVE EX
  • Heyu : Second Gear
  • Still Love Him [END]
  • President's Wife
  • ✔️Sweetest Blood (Soobjun)
  • SINARENGAN
  • Lady Mafia
  • Kamu Hanya Milikku
  • The Manipulative Girl

"Serena mungkin boleh memilih, namun Moreo tak pernah memberi pilihan." Pernah menjalin hubungan dengan Moreo adalah kesialan terbesar dalam hidup Serena. Namun, itu belum seberapa dibanding kenyataan kalau dia terpaksa harus balikan dengan cowok itu karena suatu alasan. Posesif, keras kepala, dan selalu mau menang sendiri. Serena muak. Tapi yang paling Serena benci adalah: di balik semua luka yang dia punya, Moreo tetap jadi satu-satunya orang yang membuat Serena aman dan dimengerti. Dan sialnya, mau sekeras apa pun Serena menolak, dia selalu kalah-entah karena sikap Moreo, atau kalah karena rasa yang memang sulit ia hilangkan untuk cowok itu. An markselle fanfiction. ©bubblescintillate, 2025. All right reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines