DIOJI
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 13, 2026
Entah karena sifatku atau asumsiku belaka, semua orang semaunya mendekat dan menjauhiku. Tanpa aku tau kejelasan pastinya mana yang harus aku benahi. Kata orang yang lebih dulu lahir dari pada aku, aku perlu introspeksi. Introspeksi? Mungkin? sudah, tapi aku jadi lebih memilih untuk diam jika ada yang terjadi padaku, atau mengalami perubahaan mood atau sedang merasakan keadaan sedang tidak baik. Tapi, semua nya salah. Semua itu salah, orang lain malah mengartikan hal lain. Aku dengan segala yang ada di otakku sebenarnya tidak baik. Aku mengakui aku buruk dalam menujukkan sifat dan bergaul. Tapi, lagi, lagi dan lagi aku malah berubah kearah yang aku sendiri tak tau kemana arahnya. "Harus introspeksi diri kayaknya, ubah sifat jadi lebih baik lagi aja" "Kamu pemarah, kalau gak ada temen jelas lah. Siapa yang mau berteman sama orang pemarah" "Suaramu kencang, gak malu?" "Aku mau cerita, tapi takut kamu kasih tau orang lain" "Jangan terlalu percaya sama orang" "Gak usah terlalu banyak ikut kegiatan, buang-buang waktu dan energi, gak berguna juga" "Udah gak zaman sekarang ikut-ikutan kegiatan, penting belajar yang bener" "Udahlah, gak punya temen juga gapapa" Sampai semua kalimat itu hanya jadi sarang dalam kepala ku dan aku tidak tau bergerak kearah mana. Aku sendiri, tidak tau diriku ini... ya tidak tau
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • GUMI [Completed]
  • Kamu Hanya Milikku
  • Skyline Marriage
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Heyu : Second Gear
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • El and Jerganio (End)

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines