The Eyes Of The Fool

The Eyes Of The Fool

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 25, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Oliver jelas telah mengubur seluruh lukanya di kubangan paling dalam, tak lagi ada yang dapat menggapainya. Dengan begitu, ia menata ulang seluruh bagian dari dirinya yang terpecah sejak belasan tahun lalu. Memulai titik baru di kota sebesar London, merintis mimpi mudanya yang damai. Dengan ekstra keberuntungan di mana-mana, semua berjalan sesuai yang ia inginkan. Setidaknya terus begitu sebelum surat yang di sisipi perangko kuno itu menariknya lagi ke dalam realita, menggali dalam apa yang ia telah pendam. Sadarkah ia akan jiwa lain yang masih terbelenggu dalam jeruji yang sama? © ethelhood.
All Rights Reserved
#4
charlie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Maybe We Need Time
  • The Other Side
  • Different Side
  • Erlando: Dua Jiwa (End)
  • Rafael Natha D.  (END)
  • [ SAMA tapi BERBEDA ]
  • The Girl Red Eyes

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines