Natapraja Nusantara

Natapraja Nusantara

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 16, 2022
November 2017 'Mengapa gambaran sebuah Natapraja terlintas begitu jelas di kepala', Laras mencoba menelisik, kembali berulang-ulang Laras bertanya-tanya kenapa gambaran tentang sebuah Natapraja terlintas di kepalanya. Dari mana bisikan itu datang. Agustus 2018 Terdengar kasak-kusuk pemindahan Ibu kota di televisi. Agustus 2019 Penentuan lokasi baru diumumkan. Kalimantan Timur. Di wilayah kerajaan Kutai Kartanegara "Mas, aku tidak setuju dengan pemindahan Ibu kota ke Kalimantan. Memang benar, Ibu kota harus dipindahkan, tapi bukan di Kalimantan. Aku akan kesana menanyakan kenapa-kenapanya", tiba-tiba Laras mengungkapkan kata-kata spontan kepada Suryo, suaminya. "Ya, kalau memang harus kesana nanti juga ada jalannya" Suryo membalas kalem. Selang beberapa bulan, November 2019, Laras terbang ke Kalimantan. Ada acara di kantornya yang mendadak di tempat itu, setengah jam dari lokasi rencana Ibu kota baru. Laras terbang dengan pesawat dari Bandara Kertajati. Rute pesawat yang baru dibuka. Laras hanya tau, bahwa ia tidak setuju jika Ibu kota dipindahkan ke Kalimantan Timur. Tapi dia tidak tau kenapa. Dia akan menelusur dari mana muncul ketidaksetujuannya itu. Maret 2020 Pandemi Corona datang, meluluhlantakkan rencana pemindahan Ibu kota. Akankah perseteruan tak kasat mata dalam penentuan lokasi Ibu kota baru segera berakhir? Januari 2021 Undang-undang IKN dengan ibu kota baru bernama Nusantara di Kalimantan Timur disahkan Semoga kebijaksanaan menuntun anak-anak Nusantara dalam mengambil keputusan besarnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tepi Lintang
  • Rani & Sandro {End}
  • Afwan Hanum ✔ [SELESAI]
  • Segores Luka Dalam Cinta
  • Aiserana: Transmigrate To Villain Figures
  • Dituliskan Takdir
  • Ibu Susu Anak Hot Duda
  • You Are Not My Lover
  • Konfigurasi Rasa [Tahap Revisi]

Lintang telah memilih jodohnya sejak dini. Di ulang tahunnya yang kesembilan tahun, Lintang mengarahkan telunjuknya pada sosok Sadam Aisena Salim. Dan di hari itu pula kehidupan Sadam berubah total. "Ma, Pa, Lintang mau menikah dengan dia!" Sadam terdiam di tempatnya. Menatap anak sembilan tahun itu dengan tatapan horror. Tawa juga tepuk tangan keluarga besar justru semakin mengurung Sadam dalam ketakutan. Guyonan kedua keluarga besar membuat Sadam terasa semakin tercekik. Hingga di usianya yang sudah cukup umur, Sadam memilih untuk melarikan diri ke luar negeri. Menghilang dan melupakan kehadiran mimpi buruk yang selalu menghantunya dalam wujud anak kecil dengan gigi ompong. Sejauh apapun ia berlalu, guyonan aneh itu terus menghantuinya. Sampai Sadam memutuskan untuk kembali. Ia bertekad untuk mengakhiri semua mimpi buruknya. ia harus mengakhiri guyonan keluarganya yang tak berhenti meskipun itu sudah berlalu bertahun-tahun lamanya. Namun ada yang aneh, ketika Sadam ingin berhadapan dengan mimpi buruknya ia justru bertemu dengan seorang bidadari? "Siapa?" "Ini saya Sadam. Calon suamimu." "Ah... anak cengeng itu?" "Huh? Anak ... cengeng?" Untuk kedua kalinya, Sadam dibuat tak berkutik oleh Lintang Biru. Namun kali ini kenapa rasanya ada yang aneh? Seharusnya tidak seperti ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines