Dua Jiwa
  • WpView
    Membaca 2
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Des 4, 2021
Ada seorang gadis rantauan, dia terbilang sosok gadis yang ceriaa juga manis.. dia adalah seorang anak perempuan dari keluarga kecil yang dimana rumahnya hanya dihuni oleh 3 orang. Adik laki-lakinya, ibunya, dan juga yupi .. ya... Itu adalah aku sendiri. Ibu dan adikku yang bernama Yudi adalah permataku didunia ini, namun ketika sosok lelaki yang entah dari mana asalnya dan namanya pun tidak diketahui pikirinku pun berfokus pada satu titik yang mengubah segala-galanya dalam hidup ku. saat ini yang kupikirkan hanyalah.. bagaimana aku bisa selamanya tetap berada disisinya dan menjadi wanitanya walaupun dia sudah berkeluarga.
Domain Publik
#336
gemes
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Embun Pagi
  • Antara Aku Kau dan Rahasia
  • DEWA & DEWI (Sudah Ada Versi Ebook)
  • cinta untuk nadira
  • What If
  • Game of love
  • Tentang Rasa
  • Ketulusan Cinta Aulia
  • Second Love (END)
  • PrEcIoUs

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan