Choose Destiny

Choose Destiny

  • WpView
    Reads 60,863
  • WpVote
    Votes 7,475
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 4, 2025
Judul sebelumnya "My second lead boyfriend" di ganti menjadi "Choose Destiny", cerita seratus persen masih sama. Regan Gerlando Arganegara, adalah tokoh Tirtagonis atau yang lebih enak di sebut Second Lead. Pemeran ketiga yang menyukai tokoh utama protagonis perempuan, dalam sebuah novel berjudul "Not Me". Sifatnya seperti Second Lead pada umumnya, Ramah, baik, tokoh penengah dalam cerita. tapi sayang di usia mudanya ia harus meregang nyawa dikarenakan terbunuh oleh sahabatnya sendiri yang di ketahui tokoh utama protagonis laki-laki. Jesly yang diketahui pembaca setia novel "Not Me", dibuat emosi pada si penulis. Karena pacar fiksinya di buat mati. rasanya ingin sekali menggutuk si penulis, tapi apa daya Jesly hanya pembaca. tidak bisa menyuruh si penulis untuk mengubah alurnya. Jika ditanya, kenapa Jesly lebih suka tokoh Regan daripada tokoh utama laki-laki? Maka jawabannya adalah. Tokoh Regan sama persis dengan sahabat laki-lakinya yang sudah meninggal dua tahun silam karena kecelakaan beruntun. Mangkanya saat si penulis membuat bab tersebut, Jesly di buat marah dan tak rela jika pacar fiksinya mati membuatnya menangis semalaman. Bahkan di sela-sela Jesly menangis, ia sempat berucap kalau ia ingin sekali menolong tokoh Regan yang akan mati di tangan sahabatnya. Jesly juga sempat berpikir kalau semisal ia nanti mati ia ingin sekali bertemu tokoh fiksi kesayangan. Tapi siapa sangka di malam itu juga, ucapan Jesly terkabul dan... "Oh my god! aing masuk Novel!? Wae! Daebak!!" soraknya tanpa melihat keadaan sekitar dengan orang-orang yang tengah berkerumun disekelilingnya. "Lo gak pa-pa?" tanya nya heran sekaligus merasa bersalah. "Yoo gak pa-..Waee!! REGAN?!" __________ NA: seluruh hak cipta dilindungi undang-undang, semua Pict di ambil dari berbagai media. Banyak zona typo. Start: 27 November 2021 End: ? ___________
All Rights Reserved
#23
famalelead
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • DEFENDER BOYS {ENDING}
  • Happier or Sadder? [END] ✓
  • Aureus Or Rere (Figuran PPB) TAHAP REVISI
  • MEGALANG || Masuk Dunia W (TAMAT)
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • ALGARES [Hiatus]
  • REGRET
  • ALGIS ✓
  • Lonely? No More!!!

"Merindukanku, sayang?" Suara itu. Senyuman iblis itu. Wajah yang tersenyum seolah tak berdosa yang pria itu tunjukkan membuat hati Renggana mendadak berubah menjadi remah roti yang siap hancur kapan saja. "Ba-bagaimana kau bisa ada disini?" "Itukah kalimat pertamamu untuk suamimu ini sayang? Setelah kau pergi begitu saja 3 tahun yang lalu?" "Kau bukan suamiku!" teriak Renggana emosi. Baginya, pria berwajah bak dewa itu bukanlah suaminya. Dia hanya iblis yang terkurung dalam tubuh manusia. Terdengar suara geraman dari mulut laki-laki tersebut. Rahangnya nampak jelas mengeras hingga otot wajahnya menegang. Gemertak gigi yang saling bergesekan seolah membuat seluruh syaraf tubuh Renggana mendadak mati. Perempuan itu benar-benar ketakutan. "Cukup Nana. Jika kau lanjutkan cara bicaramu yang seperti ini. Akan kupastikan hari ini semua temanmu akan menjadi tunawicara." Pias sudah wajah perempuan yang baru saja menginjak usia 24 tahun tersebut. Wajahnya pucat pasi karena tahu itu semua bukanlah sekadar ancaman saja. Apa yang dikatakan oleh Edzsel pasti akan menjadi kenyataan. "Kemarilah ... dan semua temanmu akan kubiarkan hidup dengan tenang." Tangan lelaki itu terulur kedepan. Menawarkan perlindungan pada istrinya yang masih terlihat ketakutan bahkan walau hanya berdekatan saja dengannya. Renggana masih diam terpaku dan memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa selamat dari genggaman pria gila ini. Tapi mengingat nyawa kawan-kawannya menjadi taruhan, tak pelak membuat Renggana memilih untuk menyerah saat ini. Dia berjalan gontai mendekat kepada suaminya, yang kini sedang tersenyum penuh kemenangan sembari menatapnya. Terinspirasi dari lagu "Lily" Alan Walker. Nb: Sudah prnah kujelaskan di story sebelah ya (Kita: Judges), kalau aku itu gk terlalu like sm tipe manipulatif yg tdk terkalahkan. Jd di sini, protagonisnya emang bkn tipe yg diem2 bae di posesifin, oke? Aku gk suka kalau perempuannya lemah.😂 Ya ... dicoba baca dulu lah biar tahu:v Cover by Can

More details
WpActionLinkContent Guidelines