Akara Nabastala {On Going}

Akara Nabastala {On Going}

  • WpView
    Membaca 61
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 27, 2021
Mungkin jika tidak ada cinta Tidak akan ada manusia yang terlahir kedunia Apa yang harus di salahkan dengan cinta? Takdir tiap-tiap orang itu berbeda, Begitu juga kita. Aku tau bahwa tentang cinta dan kehidupan adalah hal yang tidak bisa kita duga Rasa cinta memakasa kita untuk memilikinya Sedangkan kehidupan memaksa kita untuk tetap berpisah. Memilih untuk tetap bersama seseorang yang jauh berbeda dengan kita adalah hal yang tidak mudah. Kau di buat selalu bertanya-tanya akhir dari semua ini apa? Mau bertahan atau tetap membersamainya. Atau mungkin kau sudah tau akhirnya akan tidak bahagia, Tapi kau malah memaksa untuk memenuhi tiap-tiap rasa :) Kau selalu meyakinkan dirimu sendiri, bahwa dia memang semesta kirimkan untuk kau bersamai. Tapi kadang kau ragu juga saat keadaan memaksa untuk saling melupa. Mungkin ini adalah bagian dari proses kehidupan ya, Kau di buat bertanya-tanya lalu sewaktu-waktu kau di buat untuk tetap bertahan di sebuah rumah yang kau tak tau tuanya itu siapa?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#233
keyakinan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 31 Months for You (Revisi)
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • -ᴅɪꜰꜰᴇʀᴇɴᴛ-
  • imperfect steps
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Warna Yang Hilang

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan