JUGUN IANFU (18+)

JUGUN IANFU (18+)

  • WpView
    Reads 4,638
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2022
WpInfo
Fiction
Historical
Pada tahun 1942, ketika Jepang menduduki Indonesia, banyak wanita yang menjadi korban pemuas nafsu para tentara Jepang. Para wanita ini disebut 'Jugun Ianfu'. Aranya Dewi menjadi salah satu wanita yang bernasib sial tersebut. Ia diculik dari desanya kemudian diletakkan di rumah bordil untuk menjadi pemuas nafsu para tentara Jepang. Hidupnya tak ubahnya seperti wanita malam yang hanya hidup untuk melayani nafsu lelaki. Hingga kemudian seorang pria datang padanya. Pria yang menyelamatkannya dari 'neraka'. Pria yang membuatnya jatuh cinta. Dan pria yang membuatnya percaya bahwa dunia ini indah. Pria itu adalah Nakamura Rei, seorang tentara Jepang. Sayangnya, ia adalah seorang pribumi. Bagaimana bisa ia jatuh cinta pada seorang pria yang menjajah negaranya? Dan lagi, dengan situasi perang yang seakan tak berkesudahan ini, bisakah ia mengharapkan akhir bahagia? *** "Jadilah pelacurku." "Atau apa?" ".... Dan aku akan membebaskan teman-temanmu." *** Cerita ini mengandung kekerasan juga SARA (sesuai apa yang tertulis dalam sejarah). Seluruh tokoh dalam cerita ini fiktif, tapi berasal dari sejarah yang nyata.
All Rights Reserved
#304
penjajahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WIANBU
  • Sekuntum Layu dalam Genggam Serdadu
  • Sigaraning Nyawa Sang Komandan [Revisi]
  • Asmaraloka Sang Letnan [END]
  • END OF THE ROAD
  • Jalan Panjang untuk Dicintai (SEGERA DITERBITKAN)
  • Kei...(completed- Sudah Terbit)
  • Blood and Dust | ENHYPEN NI-KI
  • Gundik
WIANBU

Namaku Lee Seolhee. Usiaku baru menginjak 12 tahun ketika tentara-tentara Jepang mengambilku dengan paksa dari tangan ibuku. Bersama puluhan gadis malang lainnya, aku melewati masa-masa perang sebagai budak seks untuk tentara Jepang. Kami mengikuti para tentara itu ke berbagai tempat di Tiongkok. Kurang sandang pangan, kekerasan fisik, diperkosa, tertular berbagai penyakit menular seksual, semua itu harus aku alami di masa remajaku. Satu persatu dari gadis-gadis yang mengalami nasib sama denganku mulai mencabut nyawa mereka sendiri. Tapi aku bertahan. Kini di usiaku yang telah renta, masa lalu kembali mengintai. Satu-satunya jalan keluar adalah dengan menukarnya dengan harga diriku yang tinggal segenggam ini. Namun semua ini harus kulakukan demi sebuah titik terang akan keberadaan adikku, satu-satunya keluargaku yang tersisa, yang hilang lima puluh lima tahun silam

More details
WpActionLinkContent Guidelines