Adera Asiel
  • Reads 1
  • Votes 0
  • Parts 4
  • Reads 1
  • Votes 0
  • Parts 4
Ongoing, First published Nov 28, 2021
Didunia ini ada monster yang bernama akuji. Akuji tidak bisa dibunuh dengan kekuatan biasa, Akuji bisa dibunuh hanya melalui senjata yang dinamakan schaf. 
Untuk memanggil schaf harus mengikuti tes yang biasanya ada di Akademi-akademi swasta, atau bisa dengan syarat syarat tertentu.
 
Salah satu Akademi swasta yang bisa memanggil schaf adalah Akademi Belard. 

Akademi Belard merupakan salah satu sekolah swasta terbaik diindonesia. dimana para siswa dan siswi nya anak konglomerat. 

Adera Asiel merupakan siswi pindahan tahun pertama yang menerima beasiswa untuk sekolah pada Akademi Belard, untuk menerima beasiswa pada Akademi Belard tidak mudah, terdapat poli rintangan hingga tidak mungkin untuk menerima beasiswa tetapi Adera berhasil mendapatkannya. 

lalu apakah yang terjadi dengan Adera yang seorang masyarakat biasa saja pada Akademi Belard?.
All Rights Reserved
Sign up to add Adera Asiel to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
PEONY - Antagonist's Sex Slave cover
JOANA, SHE IS AN EXTRAS  cover
The Screet Life [Segera Terbit] cover
I'm Not A Villainess (End) cover
TABITHA [END] cover
ayahkuu 💦 cover
10 Years Waiting [ REVISI ] cover
Become An Antagonist  cover
ROSALINE - I will be The Real Antagonist cover
DANGER cover

PEONY - Antagonist's Sex Slave

54 parts Ongoing

Dalam novel dewasa berjudul Aggressive, Peony adalah tokoh figuran dan 'mainan ranjang' sang antagonis gila sekaligus second male lead; Kaisar Khezar. Di awal cerita, Peony mati dibunuh Kaisar dalam keadaan mengandung buah hati mereka. Peony, yang namanya sama dengan tokoh tersebut, hidup kembali sebagai Peony dalam novel Aggressive dan memilih untuk mati lebih awal daripada harus menjadi budak Kaisar yang ujung-ujungnya akan tetap mati juga. Hanya saja Peony takut bunuh diri sehingga yang dia lakukan adalah mengganggu Kaisar Khezar agar Kaisar marah dan langsung membunuhnya. Tapi ..., "Yang Mulia, tolong bunuh aku!" teriak Peony. "Bunuh saja aku!" "Apa kau bilang? Cium?" Kembali Khezar mendaratkan ciuman singkat di bibir Peony setelah beberapa ciuman sebelumnya. "Sudah. Mau lagi, hm?" Bukankah Kaisar Khezar benar-benar gila? @kandthinkabout