katakana

katakana

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
~KATAKANA ON WATTPAD~ Kana, menghela. Merasa jengah, hidupnya dipenuhi warna dalam nama 'Kata' Ia ingin, selalu hidup dalam hitam dan putih namun Kata dalam perwujudan manusia, selalu merenggut segalanya yang sudah di atur oleh Kana. "Na, kamu tahu nama kita itu berhubungan" "Lalu?" "Lalu, aku akan selalu terhubung padamu" Segalanya menjadi rumit ketika Kata dan Kana saling berhubungan. Warna mereka bercampur, menjadi abstrak seperti takdir mereka.
All Rights Reserved
#876
fallinlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • HALOALKANA
  • Kafka: Her Pain and Healer
  • Langit Setelah Hujan [END]
  • Loving Like The Sun
  • KEPERGIAN SENJA
  • Good Bye Kinara (END)
  • Cinta Dalam Diam
  • Kia & Kinan

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines