Story cover for MACLO [ SEGERA TERBIT ] by macemelow
MACLO [ SEGERA TERBIT ]
  • WpView
    Reads 3,007,913
  • WpVote
    Votes 318,912
  • WpPart
    Parts 59
  • WpView
    Reads 3,007,913
  • WpVote
    Votes 318,912
  • WpPart
    Parts 59
Complete, First published Nov 28, 2021
"Zizel ini kenapa lo ninggalin celana dalam gua? kenapa nggak sekalian lo cuci!" cecar Maclo memperlihatkan celana dalam berwarna biru yang ia pegang. 

"Ya lo mikirlah Clo, gua malu kali nyuciin celana dalem lo" sahut gadis yang tengah berdiri sambil gosok gigi. 

"Alesan! nyokap gua aja nggak malu beliin gua celana dalem sampai nyuciin, gunanya lo gua nikahin apa kalau gitu?" emosi Maclo. 

"Gunanya lo nikahin gua ya supaya gua bisa dapetin money buat menafkahi bujang-bujang gua di Korea." 

"BODOAMAT CUCIIN INI!" balas Maclo tak kalah garang. 

Zizel mengambil celana itu seperti orang kejijikan. "Nggak usah jijik gitu, gua kasih lihat isinya ketagihan lo" cecar Maclo.

#1 IN CHILDISH [24/01/22]
#1 IN BOYFRIEND [26/01/22]
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add MACLO [ SEGERA TERBIT ] to your library and receive updates
or
#56pernikahandini
Content Guidelines
You may also like
DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔ by callmelolyyy_
73 parts Complete
"Pengen mati aja Ya Allah!" Bukannya mencegah, Dean malah tersenyum kearah sahabatnya yang paling cantik itu sembari mengacungkan kedua jempolnya semangat. "Bagus!" "Ntar gue tahlilan kerumah lo, jangan lupa nasi boxs-nya ayamnya banyakin ya." Ini bukan cerita tentang ketua geng motor keren yang jago berkelahi dijalan! Ini juga bukan cerita cewek nerd yang mengejar pangeran sekolah! Ini hanya cerita konyol tentang persahabatan dan cinta antara dua orang yang sama-sama tidak menyadari isi hatinya. Bagaimana mereka dapat mengatasinya saat semakin lama perasaan itu semakin muncul? ••• Dean terkekeh. "Semoga istri gue nanti nggak secerewet lo, Al." "Dan semoga suami gue nanti nggak pemalas kaya lo." sahut Alana tak mau kalah. "Eh, tapi gue pengen punya istri yang bisa masak kaya lo." Alana tersenyum. "Dan gue pengen punya suami bisa jagain gue, kaya lo." Cowok itu langsung bertepuk tangan heboh. "Yaudah fiks!" Kedua alis Alana terangkat tinggi. "Apa?" "Ayok nikah!" ajak Dean ngawur. "GEMBLUNG!" ______________________________________________ Rank : 🎖1 in romcom (20-10-2021) 🎖3 in teenfiction (20-10-2021) 🎖7 in humor (23-10-2021) 🎖1 in sma (23-10-2021) 🎖1 in acak (23-10-2021) 🎖2 in remaja (23-10-2021) 🎖1 in deal (25-10-2021) 🎖10 in baper (25-10-2021) 🎖1 in lucu (07-11-2021) 🎖1 in funny (10-11-2021) 🎖1 in dean (10-11-2021) 🎖1 in komediromantis (4-12-2021) 🎖3 in persahabatan (6-12-2021) 🎖️1 in ngakak (7-7-2022) KONFLIKNYA RINGAN KOK! Mungkin kalian mikir cerita ini aneh karena banyak extra partnya. Itu karena aku awalnya mikir buat nggak bikin sequel, jadi aku kasih extra part yang banyak. Semoga kalian suka🙏🏻 *Cerita ini murni hasil pemikiran saya sendiri. Apabila ada kesamaan nama tokoh itu tidak disengaja. Kasih vote dan coment kalau kalian suka sama cerita ini..author nggak maksa hehe..kasih seikhlasnya aja.. Start : 19 Agustus 2021 End : 8 No
You may also like
Slide 1 of 10
Crazy Marriage cover
MISS SUGIONO {END} cover
Cukup Mengagumimu [SELESAI] cover
DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔ cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
[1]Stupid Wedding cover
TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!) cover
Weird Wedding ✓ cover
Strong Girl Michella (END)  cover
GOOD DADDY (REVISI) cover

Crazy Marriage

41 parts Complete

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"