Tacenda

Tacenda

  • WpView
    Membaca 2,186
  • WpVote
    Vote 420
  • WpPart
    Bab 53
WpMetadataReadLengkap Sel, Apr 4, 2023
WpInfo
Fiksi Penggemar
The Boyz
[Completed] Memiliki ayah yang suka kerja di luar kota adalah salah satu hal yang paling Haikal sukai. Karena itu, ia jadi bisa melihat suasana baru. Bagi Haikal, perpindahan kali ini adalah takdir yang terbahagia, sekaligus patah hati terbesarnya. Karena dari sini, semuanya berawal, sekaligus berakhir. Haikal harus memilih, antara memperjuangkan perasaannya, atau sumber kebahagiaannya. Tacenda; hal-hal yang tak pernah disebutkan dan lebih baik dibiarkan tidak terungkap, saat harus memilih di antara dua pilihan. P.s untuk Tacenda versi AU sosmed bisa dicari di akun twitter @bacatulisdhea dengan judul yang sama.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#486
new
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Renjana [COMPLETED]
  • Exhausted Soul | EN- [REVISI]
  • LET ME LOVE YOU | SUNGHOON [END] ✓
  • LUKA!
  • I Love My Stepbrother 2 ✔
  • Aviel and his Best Pipo [TERBIT]
  • Untuk Jiel
  • Keluarga Gasendra || S2

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan