Mr. Neighbour

Mr. Neighbour

  • WpView
    Reads 7,978
  • WpVote
    Votes 1,078
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 26, 2023
"Capek-capek nyari orang jauh eh malah dapat jodoh samping rumah." Mungkin itu kalimat yang cocok menggambarkan keadaan Kamala sekarang. Tidak, Ia tidak di jodohkan, hanya karena tuntutan dari keluarga terutama Mamak yang sering menanyai kapan menikah padahal umurnya baru 27 tahun. Bagi sebagian orang memang belum begitu terlambat di umur segitu untuk menikah. Tapi, Kamala tinggal di kampung dengan olah fikir masyarakat yang masih beranggapan umur 25 keatas sudah perawan tua. Kekacauan semakin menjadi ketika tetangga samping rumah, teman masa kecilnya datang melamar. Meminta Kamala untuk menjadi istri kepada Mamak dan Abang. Lantas apakah Kamala akan menerima tetangganya itu atau malah menolak dengan alasan tidak mau bersuamikan orang dekat terlebih tetangga samping rumah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diucapkan Saat Sedang Jatuh Cinta
  • Rumah Kita -END-
  • Titik Tunggu (Sudah Revisi)
  • CACA (TAMAT)
  • Kesana Kemari Tahunya Kamu (END)
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU
  • Berlayarnya Perahu Nyonya Rian (SELESAI)
  • JODOH DARI NOTIFIKASI

"Kalau umur gue udah 25 tahun dan gue belum menikah, lo nikahin gue ya?" "Enggak mau ah, lo tepos!" Cerita ini tentang Mayluna dan Mahesa yang sudah mengenal dan menjadi teman sejak mereka masih berada dalam kandungan. Ketika tiba waktu kuliah, keduanya menjadi anak rantauan. Mayluna si anak yang susah berbaur, berkata tidak akan mau meminta bantuan Mahesa lagi yang mana itu nol besar. Kemudian, juga Mahesa si jutek yang selalu ngomel-ngomel tapi tidak bisa berlama-lama dijuteki balik oleh Mayluna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines