Bintang Untuk Nara

Bintang Untuk Nara

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 16, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Nara tidak pernah tau yang akan temuinya didepan apa. Entah bagaimana takdirnya nanti, karena dia tidak dapat merubah takdir. Namun Nara dapat merubah nasibnya dan menentukan jalan hidupnya, meskipun harus meraba-raba. *** Semua berbalik setelah Nara mengalami kejadian yang membuatnya trauma. Gadis 21 tahun itu berubah menjadi orang yang pemurung dan tidak memiliki semangat hidup. Akan kah ada yang bisa membuat Nara kembali seperti sebelum kejadian itu terjadi?
All Rights Reserved
#718
bahasaindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Andira [End]
  • Take You Back
  • AURORA (PINDAH KE DREAME)
  • MY PETERPAN ALEN
  • PARTY IN THE U.S.A [COMPLETED]

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines