Dia Anastasya

Dia Anastasya

  • WpView
    Membaca 460
  • WpVote
    Vote 355
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 22, 2021
Dia Anastasya. Cellyna Anastasya Bagi Cellyna, kehidupan bukanlah kebahagiaan, dia menginginkan kasih sayang seorang ayah dengan utuh setelah kepergian sang ibu, namun ayahnya telah larut dalam bisnis kerjanya. Alvaro Aditama Bagi Alvaro, kehidupan hanyalah sebuah permainan, Alvaro telah kehilangan semua impiannya setelah kejadian yang mungkin tidak bisa di lupakan. Namun setelah mereka berdua bertemu, berawal dari kebencian dan berakhir dengan duka tangisan. Happy reading 💕
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#2
peneror
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love Is Bullshit
  • Everything Has Changed (Completed)
  • Ciesya Dan Luka
  • Remember You - {On Going}
  • DANADYAKSA
  • My Most Precious Treasure [END]
  • Badgirl Transmigrasi || SELESAI ||
  • GRIZELLE [Completed]
  • Takdir Cinta❤[End]
  • DETECTIVE HUSBAND

Highest rank: #1 on bullshit ( 26 februari 2019 ) #3 on anastasya (19 maret 2019) #3 on konflikkeluarga #3 on sadorhappy "Cinta itu fana." Kata tasya samar-samar. "Iya yang asli tuluskan cuma gue." Celetuk adnan menanggapi. Valentina anastasya dia tidak pernah menganggap adanya cinta dia belum pernah berpacaran karena menurutnya cinta hanyalah sebuah omong kosong belaka karena sejak kecil dia tidak pernah merasakan cinta bahkan dari orang tuanya sendiri. Tetapi pandangannya soal cinta berubah ketika dia bertemu dengan alvaro adnan cowo pembuat onar,gila kehormatan dan juga playboy cap katak. Dan sejak saat itu pula saat dimana adnan bertemu dengan tasya pola hidupnya berubah. Tapi semua berjalan tidak sesuai yang mereka bayangkan. (Slow update, keep calm bro:v)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan